Upzis Lazisnu Kraton Salurkan Bantuan Modal dan Peralatan Bagi Delapan Pemilik UMKM


Upzis Lazisnu Kraton Salurkan Bantuan Modal dan Peralatan Bagi Delapan Pemilik UMKM BANTUAN - Sejumlah pemilik UMKM anggota Nahdlatul Ulama (NU) mendapat bantuan peralatan dan modal usaha Upzis Lazisnu di Kantor Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (17/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Unit Pengelola Zakat Infaq Shadaqah Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Upzis Lazisnu) tingkat Ranting Kraton, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krian membagikan bantuan permodalan dan peralatan usaha bagi pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam pembagian bantuan usaha senilai Rp 700.000 per orang dan gerobak itu, diberikan langsung kepada sekitar 8 pemilik UMKM asal Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Pemberian bantuan itu, sebagai salah satu perhatian Upzis Lazisnu kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 hampir selama setahun terakhir. Apalagi dampak pandemi akibat virus Corona itu sangat berdampak pada sektor perekonomian warga. Terutama bagi para pemilik UMKM.

Karena itu, Upzis Lazisnu menyerahkan bantuan itu kepada warga yang berhak di Kantor Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Ketua Lazisnu MWCNU Kecamatan Krian, Moch Saichu mengatakan mengapresiasi kegiatan penyerahan bantuan modal usaha kepada para pelaku UMKM.

"Kami mewakili Pengurus MWCNU dan LAZISNU Kecamatan Krian, berterima kasih kepada Upzis Kraton, karena cukup aktif dalam berkhidmat," ujar Saichu, Minggu (17/01/2021).

Hal senada disampaikan Ketua Ranting NU Kraton, Dulmakom. Menurutnya, Gerakan Koin NU Peduli yang sudah berjalan di Ranting Kraton. Hal ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari adanya santunan kematian, santunan anak yatim dan dhuafa hingga bantuan modal usaha bagi pemilik UMKM.

"Penyerahan bantuan modal usaha ini jangan dilihat nominal bantuannya. Tetapi lihat kepedulian NU tingkat Ranting (desa) terhadap tumbuh kembang usaha kecil yang ada di Desa Kraton," imbuh Dulmakom yang juga Ketua Lembaga Waqaf dan Pertanahan (LWP) MWCNU Krian ini.

Ketua Upzis Lazisnu Ranting Kraton, Zainul Arifin menilai bantuan modal usaha tahap pertama ini untuk pengguatan permodalan dan pengembangan usaha umat serta penguatan kelembagaan NU. Bantuan itu, berasal dari Program Koin NU Peduli yang berjalan di tingkat Ranting Kraton. Bantuan modal ini diberikan kepada delapan pelaku UMKM.

"Mereka (para pelaku UMKM) yang menerima bantuan ini berasal dari empat Dusun yang masing-masing terdapat dua orang penerima. Bantuan modal ini bentuk kepedulian atas tumbuh kembangnya kewirausahaan warga Nahdliyin. Sekaligus sebagai UMKM Binaan Upzis Lazisnu Kraton," tegasnya.

Zainul merinci hasil Gerakan Koin NU diantaranya untuk santunan kematian berupa air mineral sebanyak lima kotak setiap keluarga duka, penyaluran paket sembako dhuafa setiap bulan Ramadhan dan santunan anak yatim dan dhuafa di bulan Muharram. Sedangkan penerima bantuan modal usaha UMKM yang pertama ini berasal dari kalangan penjual es tebu, usaha krupuk, penjual gorengan, penjual lontong dan penjual kue basah.

"Bantuan ini mayoritas dalam bentuk uang tunai, meski ada yang berupa barang (rombong usaha)," jelasnya.

Sementara salah satu penerima bantuan modal penjual gorengan dan mie, Ny Sri yang juga aktif di Muslimat NU mengaku merasa bergembira mendapatkan bantuan itu.

"Kami merasa senang. Terima kasih kepada Upzis Lazisnu Kraton. Semoga bantuan ini bermanfaat dan usaha saya semakin berkembang," tandas Sri sambil merapikan rombong yang ditempeli stiker UMKM Binaan Upzis Lazisnu Kraton ini. Zak/Hel/Waw