Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga, Sidoarjo Deklarasi Wujudkan Seluruh Desa ODF


Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga, Sidoarjo Deklarasi Wujudkan Seluruh Desa ODF ODF - Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sa'adah Ahmad Muhdlor pada kegiatan Deklarasi Desa ODF Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022 di Delta Graha Setda Pemkab Sidoarjo, Rabu (23/11/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo melaksanakan verifikasi Desa Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan tingkat Kabupaten Sidoarjo. Data yang didapat ada 186 desa yang ODF di Kabupaten Sidoarjo.

Desa ODF di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan sertifikat dari Pemkab Sidoarjo. Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sa'adah Ahmad Muhdlor pada kegiatan Deklarasi Desa ODF Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022 di Delta Graha Setda Kabupaten Sidoarjo, Rabu (23/11/2022).

"Permasalahan stunting salah satunya tidak diterapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Buang air sembarangan ini termasuk pola yang tidak sehat. Program ODF ini sebagai upaya bersama dalam penerapan PHBS," ujar istri Bupati Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor.

Program Desa ODF ini, kata Ketua TP PKK Sidoarjo yang akrab disapa Ning Sasha ini berkorelasi dengan program Sidoarjo Resik. Hal ini karena kondisi sungai menjadi bersih. Seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo mewujudkan Desa ODF.

"Saya yakin semua desa di Sidoarjo akan menciptakan budaya PHBS pada masyarakat. Mewujudkan Desa ODF ini dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan sinergitas program pemerintah daerah dan desa," tegas Ning Sasha yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, Fenny Apridawati menegaskan program Desa ODF ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sidoarjo. Hal itu, sejalan dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo dalam 17 program prioritas.

"Sehat itu mahal. Tapi, sakit itu lebih mahal.Untuk itu, kami sangat berharap Kepala Desa (Kades) melalui BUMDes bisa memfasilitasi masyarakat yang belum punya jamban untuk mengcover membuatkan jamban," ujar Fenny yang juga mantan Kepala Disnaker Pemkab Sidoarjo ini.

Harapannya, lanjut Fenny ke depan bukan lagi 186 desa yang sudah masuk Desa ODF, akan tetapi 353 desa dan kelurahan semuanya bisa masuk ODF untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Saat ini di Kabupaten Sidoarjo masih ada kurang lebih 48 persen desa yang belum masuk Desa ODF. Ini menjadi tantangan kita bersama. Angka ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama agar desa-desa di wilayah Kabupaten Sidoarjo menjadi Desa ODF," tandasnya. Hel/Waw