Tim Abdimas Umsida Dampingi Manajemen Pengelolaan Keuangan Koperasi BUEKA


Tim Abdimas Umsida Dampingi Manajemen Pengelolaan Keuangan Koperasi BUEKA PENDAMPINGAN - Tim Abdimas Umsida diketuai Nihlatul Qudus SN dengan anggota Puspita Handayani dan Yanik Purwanti serta Metha Karina dan Lucky Diyanti mendampingi Koperasi BUEKA, Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan pengabdian pendampingan Koperasi Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah (BUEKA) Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Selama ini, Koperasi BUEKA berdiri dengan modal awal dana hibah pemerintah sebesar Rp 25 juta.

Namun, seiring berjalan waktu, pengurus masih kebingungan dalam perhitungan keuangan dan manajemen koperasi. Akibatnya, modal yang digulirkan kurang berkembang.

Selain itu, persaingan diantara banyak lembaga keuangan menyebabkan pengurus harus berpikir agar anggota lebih berpihak ke koperasi BUEKA dibanding koperasi lainnya.

"Pendampinan, kami lakukan sejak Desember 2020 kemarin. Mulai secara offline hingga dilanjutkan secara online. Tujuannya meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola dan menyajikan laporan keuangan koperasi dengan baik. Sekaligus menumbuhkan sikap ta’awun dalam diri anggota agar membuat ekonomi perempuan dan gerakan dakwah Aisyiyah semakin maju dan lebih berkembang," ujar Ketua Tim Abdimas Unusida, Nihlatul Qudus SN didampingi sejumlah anggotanya, Selasa (12/01/2021).

Lebih jauh, Nihlatul menjelaskan kegiatan pendampingan yang dilakukan adalah pendampingan tentang edukasi manajemen dan keuangan kepada pengurus koperasi. Yakni pengurus koperasi diberi pengetahuan dan pendidikan mengelola koperasi dengan baik dan memberikan pendidikan akuntansi serta cara Perhitungan Hasil Usaha (PHU). Kemudian, edukasi tentang kesadaran pentingnya prinsip ta’awun. Yakni pengurus dan anggota diajak untuk bekerja sama dan saling tolong-menolong ke sesama anggota untuk ikut serta dalam memajukan koperasi.

"Terakhir, pendampingan pola hidup sehat sehingga pengurus koperasi tidak terkena (terpapar) Covid-19 dan dapat mengelola koperasi lebih baik lagi," tegas dosen Umsida ini.

Bagi Nihlatul Qudus, pendampingan yang dilakukan tim Abdimas Umsida ini sangat tepat. Alasannya, bertepatan dengan berakhirnya tutup buku Tahun 2020. Imbasnya, pengurus koperasi harus segera melaporkan semua kegiatan yang dilakukan selama satu tahun dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT).

"Dengan adanya edukasi manajemen dan keuangan koperasi ini, pengurus dapat membuat kebijakan koperasi lebih baik dan dapat menyajikan laporan keuangan lebih baik lagi," tandasnya.

Sementara Tim Abdimas Umsida ini diketuai Nihlatul Qudus SN, SE MM dan beranggotakan Puspita Handayani, S Ag M Pd I dan Yanik Purwanti, SST M Keb beserta mahasiswanya Metha Karina dan Lucky Diyanti. Hel/Waw