Target Raih 20 Kursi di DPRD, Ketua Ranting PKB Tidak Loyal Harus Siap Diganti


Target Raih 20 Kursi di DPRD, Ketua Ranting PKB Tidak Loyal Harus Siap Diganti MUSRAN PKB - Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi saat memberikan arahan saat Musran di PAC PKB Sukodono melalui zoom meeting di SDI Al-Maslachah Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Selasa (15/06/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi sekaligus Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo berkeyakinan bakal mampu menjadikan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang ini mencapai target pemenangan pada Pemilu 2024 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, Subandi yang juga mantan Kepala Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo menargetkan PKB Sidoarjo meraih 20 kursi di DPRD Sidoarjo.

Target dan keinginan itu, naik 4 kursi lantaran dalam Pemilu 2019 kemarin, PKB Sidoarjo sukses meraih 16 dari 50 kursi di DPRD Sidoarjo. Apalagi, Subandi juga bertekad partainya bakal mampu mengantar Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Ami untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

Karena itu, Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi menggelar Musyawarah Ranting (Musran) PKB serentak Se Sidoarjo untuk masa kepemimpinan Tahun 2021-2026.

"Semoga Musran PKB ini dapat berjalan lancar, aman, sukses serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) dan tentunya bagi marwah PKB Sidoarjo," ujar Subandi saat memberikan sambutan secara virtual, Selasa (15/06/2021) malam.

Bagi Subandi yang juga mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini, Musran memiliki arti sangat penting dan strategis bagi partainya. Alasannya, Musran merupakan forum tertinggi bagi PKB sebagai wahana memberi evaluasi dan mereposisi diri baik dalam peran aktif sebagai organisasi politik maupun dalam rangka penataan kader dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Musran ini merupakan perwujudan dari demokrasi di internal PKB. Kami berpesan laksanakan Musran sebaik-baiknya untuk mensolidkan pengurus partai mulai Ranting, PAC hingga DPC PKB Sidoarjo," tegasnya.

Acara Musran Sukodono ini dihadiri setiap ranting Ketua Dewan Syura dan Sekretaris, Ketua Dewan Tanfidziah dan Sekretaris, Ketua MWC NU, Perempuan Bangsa, Muslimat, Fatayat dan Ansor. Bahkan Camat Sukodono Mahmud, Kades Panjunan, RT serta RW. Selain itu, juga dihadiri pengurus DPC PKB Sidoarjo, Abdul Wahab dan Sullamul Hadi Nurmawan (Gus Wawan).

Sementara Ketua PAC PKB Sukodono, Khamim Tohari ketika disinggung masalah usulan nama setiap ranting di Sukodono yang disampaikan ke DPC PKB mengaku jika dirinya sudah dipanggil secara pribadi untuk klarifikasi. Terutama berkaitan dengan usulan masing-masing ranting karena sebagian nama sudah berusia tua (udzur) tetapi masih semangat menjadi Tanfidziah.

"Karena sudah dirundingkan sebagainya ada perubahan. Ada sekitar 5 ranting yang berubah usulannya. Untuk yang lainnya tetap (wajah) lama karena masih bersemangat. Hanya Sekretaris Tanfidz yang diganti. Karena arahan DPC PKB, sekretaris harus diisi orang piawai teknologi informasi. Makanya 90 persen Sekretaris diganti semua," paparnya.

Pria yang akrab dipanggil Abah Khamim ini memastikan dengan kehadiran MWC NU, Fatayat, Muslimat serta banomnya memberi spirit (semangat) baru dalam menyongsong kesolidan antara NU dan PKB terjaga dengan baik. Apalagi, acara juga dihadir Camat Sukodono, Mahmud.

"Kami optimis dengan solidnya NU dan PKB, apa yang diharapkan DPC PKB Sidoarjo meraih 20 kursi di DPRD Tahun 2024 bisa tercapai," ungkapnya.

Sedangkan saat ditanya soal Ketua Ranting PKB yang tidak loyal, Khamim mengingatkan, bagi yang tidak loyal ke PKB akan diganti secepatnya melalui mekanisme yang sudah diatur dalam AD/ART partai.

"Ketua ranting ada bawahannya. Nanti tetap dirundingkan dahulu kalau mau dibimbing dan diarahkan. Tapi, kalau tidak mau dibimbing, ya kemungkinan bawahannya yang akan menggantikan menjadi Ketua Ranting PKB," tandasnya. Zak/Waw