Target Pencapaian Pajak Kanwil DJP Jatim II Lampaui Perolehan Tahun 2020


Target Pencapaian Pajak Kanwil DJP Jatim II Lampaui Perolehan Tahun 2020 Plt Kepala Kanwil DJP Jatim II, Dudung Rudi Hendratna

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II Dudung Rudi Hendratna memastikan kinerja penerimaan pajak dan kepatuhan penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan maupun Orang Pribadi Tahun 2021. Meski dalam kondisi pandemi Covid-19 belum berlalu, saat pemulihan ekonomi masih terus diupayakan pemerintah, Kanwil DJP Jawa Timur II menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Tahun 2020 lalu.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi seluruh wajib pajak khususnya di wilayah Kanwil DJP Jawa Timur II. Karena meski dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 masih tetap berkontribusi kepada negara dengan taat dan patuh membayar pajak," ujar Kepala Kanwil DJP Jatim II, Dudung Rudi Hendratna kepada republikjatim.com, Selasa (04/01/2022) sore.

Dudung menjelaskan berdasarkan data per 31 Desember 2021, penerimaan pajak Kanwil DJP Jawa Timur II mencapai Rp 21.666 triliun dengan pertumbuhan positif sebesar 14,14 persen. Capaian ini setara dengan 97,55 persen dari total target penerimaan pajak yang diamanahkan sebesar Rp 22.210 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan, tahun sebelumnya yang capaian penerimaan pajak sebesar 96,93 persen.

"Dari total 16 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di wilayah Kanwil DJP Jawa Timur II, sembilan diantaranya mampu merealisasikan penerimaan pajak di atas 100 persen dari target penerimaan pajak yang ditetapkan. KPP Pratama Bojonegoro bahkan berhasil meraih prestasi dengan menjadi KPP dengan capaian penerimaan pajak tertinggi di tingkat Nasional yakni sebesar 145 persen dari total target penerimaannya," imbuhnya.

Untuk capaian per jenis pajak, PPN dan PPnBM terealisasi sebesar Rp11.041,57 triliun (50,96 persen dari realisasi penerimaan), Pajak Penghasilan sebesar Rp9.980,66 triliun (46,07 persen dari realisasi penerimaan), PBB dan BPHTB sebesar Rp 204.798,53 miliar, PPh Ditanggung Pemerintah (PPh DTP) sebesar Rp152.962,16 miliar dan Pajak lainnya sebesar Rp 286.150,65 miliar.

Sedangkan capaian untuk lima sektor dominan, Industri Pengolahan mendominasi penerimaan sebesar 55,28 persen. Disusul dengan Perdagangan Besar dan Eceran dan Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 16,94 persen, Konstruksi sebesar 5,43 persen, Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 2,80 persen, Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,38 persen, dan sisanya sebesar 18,16 persen dari luar lima sektor dominan itu.

"Sementara tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan maupun Orang Pribadi tahun ini Kanwil DJP Jawa Timur II mencapai 97,52 persen. Dari total 833.028 SPT Tahunan yang ditargetkan, sebanyak 812.391 SPT Tahunan telah disampaikan oleh wajib pajak. Bahkan 13 KPP di wilayah Kanwil DJP Jawa Timur II tingkat kepatuhannya lebih dari 100 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan, tahun 2020 tingkat kepatuhan sebesar 96,71 persen," tegasnya.

Meski penerimaan pajak maupun kepatuhan penyampaian SPT Tahunan Kanwil DJP Jawa Timur II secara keseluruhan belum berhasil menembus target yang ditetapkan, Dudung tetap mengapresiasi kinerja seluruh pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II. Kerja keras seluruh pegawai DJP, termasuk pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II, berhasil mengantarkan DJP meraih penerimaan pajak sebesar 103,44 persen hingga akhir Tahun 2021. Lebih jauh Dudung menambahkan, apa yang sudah dicapai tahun ini agar menjadi evaluasi dan bekal untuk lebih semangat lagi dalam menapaki tugas-tugas di Tahun 2022.

"Peran serta seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan, terutama para wajib pajak. Dengan dukungan para wajib pajak dalam wujud pemenuhan kewajiban perpajakan secara benar dan tepat waktu, Negara Indonesia akan semakin cepat bangkit dari pandemi, menuju ekonomi lebih kuat untuk Indonesia maju," tandasnya. Hel/Waw