Rumah Penjual Gorengan di Ponorogo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 75 Juta


Rumah Penjual Gorengan di Ponorogo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 75 Juta TERBAKAR - Rumah Kasiani (65) pedagang jajan gorengan warga Dusun Wetan Dalem, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo ludes terbakar, Minggu (20/11/2022) dini hari.

Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Dusun Wetan Dalem, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo digegerkan dengan terbakarnya rumah milik pedagang jajan gorengan yang setiap hari berjualan di Pasar Sumoroto. Rumah nahas itu milik Kasiani (65) warga setempat.

Kronologis terbakarnya rumah ini bermula Minggu (20/11/2022) sekira pukul 00.00 WIB, korban (Mbah Kasiani) seperti hari biasanya memulai menggoreng jajan yang akan dijual di Pasar Sumoroto. Selanjutnya, sekira pukul 03.00 WIB, Kasiani baru selesai memasak gorengan di dapurnya. Selanjutnya, korban mengangkat wajan dan kemudian mandi untuk bersiap-siap menuju pasar.

"Kebakaran ini, diduga korban lupa mematikan api kompor yang masih dalam keadaan menyala itu hingga rumah korban ludes terbakar itu," ujar Kapolsek Sumoroto, Kompol Beny Hartono kepada republikjatim.com, Minggu (20/11/2022).

Beny menceritakan seusai mandi, sekitar pukul 04.10 WIB Korban berangkat ke Pasar Sumoroto untuk berjualan. Pukul 04.25 WIB, Sutilah (60) yang masih tetangga korban mendengar suara ledakan seperti ada yang terbakar. Selanjutnya, mengecek keluar rumah mengetahui rumah korban sudah dalam keadaan terbakar atapnya dan api menyala semakin membesar.

"Seketika itu, saksi (Sutilah) memanggil saksi Nur Yulianto (41) yang tak lain anak korban (Kasiani)," ungkapnya.

Usai mengetahui rumahnya terbakar, Nur Yulianto langsung berteriak minta bantuan warga sekitar. Kemudian melaporkan ke petugas Pemadam Kebakaran (PMK).

"Api berhasil di padamkan petugas Damkar Pemkab Ponorogo dibantu Polsek Sumoroto, Koramil 0802-05 Kauman dan warga," tegasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, kata Beny petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa tabung gas elpigi 3 kilogram dan bongkahan kayu bekas kebakaran.

"Untuk kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp 75 jutaan," pungkasnya. Mal/Waw