Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Tim Covid Hunter di Waru


Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Tim Covid Hunter di Waru PELANGGAR - Ratusan pelanggar protokol kesehatan tidak menggunakan masker menjalani sidang di tempat di Waru disaksikan Kapolda, Pangdam V Brawijaya dan Forkopimda Sidoarjo di Korem 084/BJ, Kamis (17/09/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim mobile covid hunter diberangkatkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah Serta Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, di Korem 084/BJ, Kamis (17/09/2020) malam. Mereka langsung bergerak cepat ke arah Surabaya dan Waru (Sidoarjo) untuk memburu para pelanggar protokol kesehatan, terutama yang tidak menggunakan masker.

Meski baru bergerak di kawasan Waru, razia dalam rangka Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan yang dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji ini, berhasil mendapatkan 105 orang pelanggar karena tak memakai masker. Para pelanggar langsung disidang di tempat dan dikenai sanksi denda sebesar Rp 150.000 per orang.

"Operasi Yustisi ini akan terus masif kami lakukan, hingga masyarakat jera dan akhirnya sadar betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Mulai menggunakan masker sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji kepada republikjatim.com, Kamis (18/09/2020).

Para pelanggar, kata Sumardji sebagian besar terjaring saat berkendara di JL Raya Brigjen Katamso dan JL Raya Pasar Wadungasri. Sebagian lagi terjaring dari sejumlah warung kopi.

"Warga yang terjaring dinaikkan truk untuk dibawa ke lokasi sidang di tempat yakni di kawasan Perumahan Graha Tirta, Waru," tegasnya.

Mengetahui banyaknya warga yang terjaring, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Sekda Provinsi Jatim kemudian mendatangi lokasi sidang di tempat di Graha Tirta. Sebelum masuk lokasi sidang, para pelanggar dicek satu per satu suhu tubuhnya dan mencuci tangan.

"Saya sempat berinteraksi dengan pelanggar, mereka punya berbagai macam alasan. Mulai tidak mengertinya ada aturan seperti ini atau bawa masker tapi tidak dipakai," kata Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran menegaskan pihaknya bersama TNI dan jajaran Forkopimda hingga tingkat kecamatan juga desa akan terus dimasifkan operasi yustisi penegakan disiplin pelanggaran protokol kesehatan ini. Personel gabungan didukung kekuatan tim Covid Hunter terus bergerak memburu warga yang tidak sadar pentingnya disiplin protokol kesehatan.

"Selain upaya mobile Covid Hunter, keberadaan Kampung Tangguh Semeru dalam menekan penyebaran Covid-19 juga terus dimaksimalkan. Upaya itu untuk mendisiplinkan penerapan aturan protokol kesehatan di desa-desa," tandasnya. Hel/Waw