Puslabfor Polda Jatim Olah TKP di Pabrik Palet Plastik Tanggulangin Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah


Puslabfor Polda Jatim Olah TKP di Pabrik Palet Plastik Tanggulangin Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah OLAH TKP - Petugas Polsek Tanggulangin dan Tim Puslabfor Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran pabrik palet plastik paska terbakar di Desa Randegan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Kamis (25/11/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Paska terbakarnya pabrik produksi palet PT Group Cemerlang Plastindo milik H Khoiri di kawasan Desa Randegan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo menyebabkan kondisi bangunan pabrik roboh. Bahkan, rangka atap pabrik tampak terlihat ambruk serta menyisahkan puing-puing sisa kebakaran, Kamis (25/11/2021).

Selain itu, pintu gerbang utama diberikan garis police line. Hal ini, untuk mempermudah proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyebab utama kebakaran hebat, Rabu (24/11/2021) kemarin itu.

Kepala teknis pengelasan, Subejo warga asal Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo mengatakan dirinya saat itu bersama lima orang temannya mengerjakan pengelasan untuk memindahkan saluran air. Karena posisi letak awal saluran air berada di tengah bangunan pabrik sebelah timur. Apalagi, saluran yang ada sebelumnya bocor ketika musim hujan.

"Bahkan kebocorannya selalu menggenangi dalam pabrik," ujarnya kepada republikjatim.com, Kamis (25/11/2021).

Setelah pindah dari tengah ke posisi utara samping timur, lanjut Subejo pada saat pengelasan itu terdapat banyak tumpukan palet plastik di bawah. Beberapa saat setelah pengelasan mencium bau asap kebakaran yang sangit.

"Ternyata tumpukan palet plastik yang ada di bawa itu terbakar," imbuhnya.

Kemudian empat rekanya, Bagus Suripan, Nardi serta Agus turun ke bawah mencari asal bau asap sangit itu untuk melakukan penyiraman. Setelah diketahui titik kepulan asap langsung dilakukan penyiraman.

"Tapi, api sudah terburu membesar dan pekerja keluar pabrik untuk menyelamatkan diri," tegasnya.

Kepala Desa Randegan, Moch Samsoel Halim menjelaskan 4 unit rumah milik warga di sekitarnya tidak ikut terbakar dalam kebakaran itu diantaranya rumah milik Hanis, Buari, Mail dan Sanari yang berada di samping pabrik.

"Setelah dilakukan pengecekkan ke lokasi rumah, bersama perangkat desa dan kondisi rumah warga baik-baik saja. Rumah warga hanya terdampak kepulan asap hitam, saat pabrik terbakar dan kebetulan angin mengarah ke barat dan ke selatan. Mereka nanti akan diberi partisipasi santunan oleh pihak pabrik, untuk mengganti barang-barang bangunan yang rusak," katanya.

Sementara Kapolsek Tanggulangin AKP Masyhur Ade melalui Kanit Reskrim Iptu Musran di lokasi olah TKP menegaskan paska kebakaran pabrik palet plastik itu dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban yang luka-luka. Untuk kerugian yang dialami korban, belum bisa dapat dipastikan secara pasti.

"Sementara kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 3 miliar. Karena hal itu belum lain-lainya, termasuk mesin-mesin dan palet plastik yang siap kirim. Sekarang tim Polsek Tanggulangin dan tim Puslabfor Polda Jatim masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan beberapa saksi untuk dimintai keterangan," tandasnya. Yan/Waw