Polisi Pastikan Bapak Tiri Aniaya Anak Cantik 3 Tahun Hingga Tewas Gara-Gara Korban Rewel Saat Makan


Polisi Pastikan Bapak Tiri Aniaya Anak Cantik 3 Tahun Hingga Tewas Gara-Gara Korban Rewel Saat Makan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo akhirnya mulai membuka soal motif kematian RZ (3) yang diduga dianiaya hingga meninggal dunia oleh Dicky Setiawan alias Uun warga Dusun Nyamplung, Desa Sumokalo, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Salah satu motifnya, yakni terduga pelaku (Dicky Setiawan) merasa kesal karena putri Wiwik Agustin yang tak lain istri sah terduga pelaku ini merasa kesal. Diduga pelaku kesal lantaran korban rewel saat diberi makan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, motifnya pelaku merasa kesal kepada korban. Karena korban rewel saat diberi makan," ujar Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja kepada republikjatim.com, Kamis (04/11/2021).

Kendati demikian, Oscar belum bisa memastikan jika kondisi kesehatan pelaku dalam kondisi normal atau mengalami gangguan kejiwaan. Selain itu, Oscar juga belum menyampaikan status pelaku yang sudah ditahan itu sudah ditetapkan sebagai tersangka atau belum setelah ditahan selama dua malam.

"Motifnya pelaku kesal," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah cantik berusia 3 tahun RZ bernasib tragis. Putri Ny Wiwik Agustin ini diduga tewas usai dianiaya bapak tirinya, Dicky Setiawan alias Uun. Peristiwa tragis ini sempat menggegerkan warga Dusun Kedungkampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong sekitar. Apalagi, kematian korban yang tidak wajar itu, diketahui saat jenazah bocah 3 tahun ini hendak dimandikan di rumah duka di Kedungsolo itu.

Kematian korban terdapat beberapa kejanggalan. Hal itu diketahui saat dibawa pulang dan hendak dimakamkan di kawasan pemakaman umum Dusun Kedungkampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Warga curiga karena jenazah korban hendak dimandikan ada sejumlah luka. Diantaranya mata korban tidak terpejam. Kemudian setelah kain kebaya dibuka keseluruhan, seluruh tubuh korban banyak luka memar dan bekas sulutan rokok. Di bagian kepala tertutup rambut juga terdapat luka.

Karena itu, warga pun akhirnya marah dan emosi hingga berusaha menghajar massa pelaku saat keluar dari rumah duka, Senin (01/11/2021) malam kemarin. Namun, aksi massa bisa diredam polisi dan TNI. Pelaku diamankan petugas ke Polsek Porong kemudian dikeler ke Polsek Candi karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Yan/Waw