Pikup Bermuatan Kecap Ngeban, Ditabrak Truk dari Belakang Terbalik di Porong


Pikup Bermuatan Kecap Ngeban,  Ditabrak Truk dari Belakang Terbalik di Porong TERBALIK - Kondisi mobil Pikup Grandmax ringsek dan botol kecap berserakan usai ditabrak truk dari belakang hingga terguling di JL Raya Arteri, Desa Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Selasa (11/05/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah mobil Pikup Grandmax bernopol W 9263 NH bermuatan 100 karton kecap yang dikemudikan M Umar (55) warga Desa Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo ditabrak truk bernopol N 8330 TM yang dikemudikan Mukidin Al Amin (30) warga Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dari belakang. Kecelakaan itu terjadi di JL Raya Arteri, Desa Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Selasa (11/05/2021).

Akibat tabrakan itu, botol kecap tumpah berserakan dan sebagian pecah di ruas jalan. Sedangkan truk langsung terguling dan nyaris tercebur ke parit. Beruntung dalam peristiwa kecelakaan itu, tidak ada korban jiwa.

Kecelakaan bermula saat mobil Pikup mengalami pecah ban dan berhenti di jalur lambat. Tidak lama berhenti, ketika sopir mengganti ban, tiba-tiba truk melaju kencang dari arah utara (Porong) menuju selatan (Gempol). Seketika truk oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan hingga langsung menabrak mobil Pikup yang berada di depannya itu.

"Brakk...!!! Semula bodi mobil Pikup menghadap selatan, menjadi balik arah ke arah menghadap utara. Sedangkan truk kosong terguling dan mengarah ke utara. Padahal di sebelah utara sudah dipasang ban sebagai rambu peringatan tapi tetap ditabrak," ujar saksi Hanafi (36) warga Desa Kebonagung, Kecamatan Porong ini.

Sopir mobil Pikup, M Umar mengaku sebelumnya mobil yang dikemudikan mengambil kecap di kawasan Surabaya. Rencananya hendak dikirim ke agen milik Wibowo Cahyono yang ada di stan toko Pasar Porong.

"Saya sempat lari menyelamatkan diri karena benturan tabrakan itu cukup keras," ungkapnya.

Sementara petugas Unit Lantas Polsek Porong, Bripka Eko Riyadi menduga kecelakaan itu disebabkan sopir truk mengantuk hingga tidak dapat konsentrasi saat mengemudikan truknya.

"Kemungkinan sopir truk dalam kondisi mengantuk berat," tegasnya.

Sopir truk Mukidin Al Amin mengaku bersama keneknya usai kirim air mineral di Surabaya. Kemudian pulang ke arah Gempol.

"Kedua sopir maupun kenek selamat. Sedangkan truk maupun mobil pikup kondisinya ringsek diamankan di Polsek Porong sebagai barang bukti sambil menunggu proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. Yan/Waw