Penumpang Asal Magetan Tewas Terlindas Bus PO Sugeng Rahayu di Terminal Bungurasih


Penumpang Asal Magetan Tewas Terlindas Bus PO Sugeng Rahayu di Terminal Bungurasih KORBAN - Seorang penumpang terjatuh dan terlindas ban bus PO Sugeng Rahayu jurusan Surabaya - Jogja di Terminal Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (01/12/2020).

Sidorjo (republikjatim.com) - Mungkin ini peringatan bagi sopir bus yang ada di terminal Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Ketika melayani penumpang harus menjaga keselamatan jiwanya meski menjadi prioritas utama.

Bukan saat mengemudikan kendaraanya saja. Tapi, saat mencari dan menurunkan penumpang harus tetap dijaga dan ekstra hati-hati. Karena kecelakaan bisa datang tiba-tiba.

Hati siapa yang tidak tersayat melihat orang tuanya tewas tragis terlindas ban bus PO Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Jogjakarta di depan anaknya, Selasa (01/12/2020). Hal ini seperti dialami, salah satu penumpang bus PO Sugeng Rahayu, Sugeng warga Desa/Kecamatan Panekan, Magetan. Pria 50 tahun ini tewas terlindas bus Sugeng Rahayu di terminal Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, tewas terlindas ban bus PO Sugeng Rahayu saat turun.

"Dugaan sementara disebabkan kecerobohan dan kurang kehati-hatian sopir bus saat menurunkan penumpangnya," ujar Kapolsek Waru, Kompol Anwar Sudjito kepada republikjatim.com, Selasa (01/12/200).

Sudjito menceritakan awalnya bus PO Sugeng Rahayu bernopol W 7058 UP jurusan Surabaya - Jogjakarta yang dikemudikan Mochammad Daud Lubis (42) warga asal Desa Sidodadi, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun berada di terminal Bungurasih untuk menurunkan salah satu seorang penumpang. Namun, sopir bus tetap melajukan kendaraanya hingga korban tewas terlindas ban depan bus itu. Berdasarkan keterangan 3 saksi, baik kondektur bus, Maskur (44) warga Dusun Benjeng, Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Jombang, saksi kenek bus Surahman (38) warga asal JL MT. Haryono, Kelurahan Ploso, Jombang serta saksi salah satu anak korban Dwi Lestari (22) warga Desa/Kecamatan Panekan, Magetan, korban saat itu sedang mengantar ke Terminal Bungurasih.

"Korban memang sempat mengantar hingga naik di dalam bus PO Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Jogjakarta. Saat itu, saksi kenek bus meminta sopir bus PO Sugeng Rahayu untuk berhenti. Karena ada salah satu keluarga penumpang mau turun dari bus. Tapi, tidak diindahkan sopir bus, tetap melajukan kendaraannya. Ketika bus berjalan (melaju) korban turun dari bus. Seketika itu, terlindas ban bagian depan," jelas mantan Kapolsek Mojosari.

Selain itu, kata Sudjito sopir berhenti setelah mengetahui korban terlindas. Setelah melihat korban sudah tidak bergerak, diketahui korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Anggota Unit Lantas Polsek Waru di TKP menilai kecelakaan penumpang bus ini, diduga karena pengemudi (sopir) bus kurang berhati-hati dan kurang konsentrasi dalam menurunkan penumpang hingga terjadi kecelakaan sampai korban meninggal dunia," ungkapnya.

Sementara dalam kasus kecelakaan ini, awalnya ditangani Unit Lantas Polsek Waru. Selanjutnya kasus dilimpahkan ke Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi dalam kasus kecelakaan ini. 

"Korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk di VER. Untuk bus PO Sugeng Rahayu diamankan di Polsek Waru sebagai barang bukti," tandasnya. Zak/Waw