Pelantikan 173 Kades Terpilih Digelar Daring, Terganjal Jaringan Internet


Pelantikan 173 Kades Terpilih Digelar Daring, Terganjal Jaringan Internet RAKOR - Sejumlah perwakilan dinas terkait Pemkab Sidoarjo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pelantikan 173 Kades terpilih di aula lantai 2 Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Jumat (19/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelantikan 173 Kepala Desa (Kades) Terpilih di ruang rapat, Jumat (19/02/2021). Dalam rapat itu, rencana pelantikan ratusan Kades Terpilih itu digelar secara daring (via zoom meeting).

Sedangkan kendalanya, tidak semua Kantor Balai Desa memiliki jaringan internet. Sementara rencananya pelantikan itu digelar secara daring di kantor balai desa masing-masing.

Kepala Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Fredik Suharto mengatakan pelantikan Kades terpilih dilaksanakan secara daring. Sedangkan, daring sendiri menjadi titik kelemahan saat pelantikan sumpah terhadap Kades terpilih, jika jaringan internetnya mati.

"Itu menjadi masalah atau kendalanya. Padahal, pelantikan ratusan Kades digelar di masing-masing kantor Balai Desa setempat dengan minimal undangan sekitar 50 orang," ujarnya Jumat (19/02/2021).

Camat Tulangan, Didik Widoyoko menyarankan memberikan seluruh Kades atau perwakilan Kades dilantik secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa Pemkab Sidoarjo. Alasannya, karena pelantikan pejabat setingkat Kades itu dinilai masih sangat sakral.

"Kami usulkan pelaksanaan pelantikan Kades agar diusahakan tatap muka langsung dengan Kades terpilih. Yang penting protokol kesehatan di jalankan," pintahnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Dinas Kominfo, Winarno. Menurutnya, Kepala PMD Pemkab Sidoarjo harus mengajukan surat agar pelantikan seluruh Kades terpilih digelar di Pendopo Pemkab Sidoarjo.

"Karena harapan Kades terpilih agar merasa mengemban amanat dan kepercayaan masyarakatnya masing-masing," ungkapnya.

Sedangkan Camat Candi, Moh Syaroni menilai pelantikan secara daring bakal banyak kendalanya. Alasannya, ada sejumlah desa di Kecamatan Candi yanh tidak memiliki jalur internet. Baginya, jika pelantikan Kades dilakukan di Balai Desa masing-masing maka jaringan internet menjadi kendala utamanya.

"Kami minta pelantikan Kades terpilih di Pendopo Pemkab Sidoarjo atau minimal Kades dilantik di kantor kecamatan. Untuk pendukung Kades silahkan tetap berada di balai desa masing-masing," jelasnya.

Sekretaris Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Probo Agus Sunarno menegaskan perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pelantikan Kades terpilih se Sidoarjo dilakukan secara daring. Karena itu, pihaknya meminta para Camat mempersiapkan fasilitasi pelantikan di wilayah kecamatan masing-masing.

"Kami meminta setiap Camat untuk mengecek jaringan internet di Balai Desa lokasi pelantikan di wilayahnya masing-masing," paparnya.

Sedangkan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Sidoarjo, M Ainur Rohman menghimbau pelantikan Kades terpilih tidak digelar di Pendopo Pemkab Sidoarjo. Menurutnya, sebelum pelantikan Kades bakal dilaksanakan gladi kotor di masing-masing Kecamatan dan Balai Desa. Selain itu, masing-masing Camat agar mengecek jaringan internet di wilayahnya masing-masing.

"Karena tanggal 3 Maret 2021 pelantikan Kades terpilih dilakukan secara daring dan harus mengedepankan protokol kesehatan," tandasnya.

Kepala Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Fredik Suharto menilai Rakor Persiapan Pelantiian Kades Terpilih untuk sementara belum menghasilkan kesepakatan.

"Ini hanya sebatasa usulan dan masih proses. Hasil rakor akan kami sampaikan ke pimpinan," pungkasnya. Zak/Hel/Waw