Pandemi Covid-19, Peternak Sidoarjo Sukses Kelola Minimarket Kambing Qurban Beromzet Ratusan Juta Rupiah


Pandemi Covid-19, Peternak Sidoarjo Sukses Kelola Minimarket Kambing Qurban Beromzet Ratusan Juta Rupiah SUKSES - Momen Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah membawa berkah bagi peternak hewan qurban asal Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Ismail sukses mengelola Minimarket Kambing dan Domba beromset ratusan juta rupiah, Kamis (15/07/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Momen Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah membawa berkah tersendiri bagi peternak hewan qurban. Hal itu yang dirasakan peternak Kambing dan Domba asal Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Ismail. Pria 39 tahun ini sukses mengelola Minimarket Kambing dan Domba hingga beromset ratusan juta rupiah.

Lebih dari 10 tahun Ismail sudah menggeluti usaha penjualan hewan qurban terutama kambing dan domba. Awalnya, Ismail memulai usahanya dari 5 ekor sekarang menjadi puluhan ekor. Bahkan mulai dari omset puluhan juta hingga kini, sudah menghasilkan laba ratusan juta rupiah.

Sebelum menekuni usaha penjualan hewan qurban, Ismail kerja sebagai driver (sopir) di perusahaan swasta sebagai tenaga kontrak. Akhirnya dirinya memutuskan keluar dari pekerjaannya dan memilih usaha sendiri. Ismail merasa beruntung karena waktu itu dirinya langsung memulai usaha, sekarang tinggal menerima hasilnya saja.

"Sebelumnya kerja jadi driver, saya kerja pindah-pindah perusahaan. Bahkan dulu jual kambing hanya sampingan saja. Tapi sejak Tahun 2011 saya fokus usaha ternak kambing dan memilih keluar dari perusahaan," ujar Ismail di lokasi usahanya, Kamis (15/07/2021).

Karena ketekunannya, kini Ismail dipercaya seorang investor, untuk mengelola usaha penggemukan kambing dan domba. Kemudian menjualnya dengan konsep minimarket. Pola ini menurutnya lebih terbuka, karena pembeli bisa melihat langsung kisaran harga kambing yang sudah ditentukan penjual. Dengan prinsip keterbukaan itu, Ismail mengaku jumlah pelanggannya semakin banyak.

"Saat ini, saya sudah membuat kandang dengan kapasitas lebih dari 100 ekor. Dulunya mulai dari 5 ekor. Sekarang sudah puluhan ekor. Omzetnya lumayan sudah mencapai ratusan juta rupiah. Tahun depan rencananya tambah lagi. Kami maksimalkan lagi kapasitas kandang agar calon pembeli lebih banyak pilihannya," ungkap Ismail yang sehari-hari akrab disapa Cak Mamat ini.

Mamat alias Ismail mengaku sengaja memberi nama usaha ternaknya Candi Farm Minimarket Kambing dan Domba agar mudah diingat. Baginya nama Candi merupakan nama Kecamatan. Kemudian nama Desa Sumorame ini ikut wilayah Kecamatan Candi.

"Pokoknya biar mudah diingat saja sama pelanggan," tegasnya.

Sementara khusus untuk momen Idul Adha 1442 Hijriyah ini kambing yang dijual di Candi Farm harganya bervariasi. Yakni mulai dari 3 jutaan hingga 5 jutaan rupiah. Ismail menyarankan kepada calon pembeli hewan qurban agar datang langsung ke kandangnya karena bisa memilih sebelum mendekati hari Idul Adha. Apalagi, setiap hari buka mulai pagi sampai malam.

"Lebih enaknya melihat langsung di kandang saja. Bisa memilih sama mengajak anak - anak karena kandang kami sengaja didesain ramah anak dan setiap hari dijaga kebersihannya. Untuk pengiriman hewan qurban wilayah Sidoarjo gratis dan kirim ke alamat sesuai dengan permintaan," pungkas bapak satu anak ini. Hel/Waw