Pandemi Covid-19, Pemkab dan Kemenag Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Al Quran Melalui Follow Line


Pandemi Covid-19, Pemkab dan Kemenag Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Al Quran Melalui Follow Line BANTUAN - Kemenag Sidoarjo mendapat bantuan 12.000 eksemplar Al Qur'an Metode Follow Line dari Yayasan Sunan Ampel Sidogiri, Pasuruan di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (16/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, belajar membaca dan menulis Al Qur'an tidak boleh berhenti. Pemkab dan Kemenag Sidoarjo menggelar penguatan program baca tulis Al Qur'an dengan menggunakan metode Follow Line.

Program ini untuk seluruh Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ) se Sidoarjo. Lebih dari 2.000 TPQ yang akan menerima manfaat program cara cepat dan efektif dalam baca tulis Al Qur'an ini.

Program ini didukung Yayasan Sunan Ampel Sidogiri, Pasuruan dengan memberi bantuan 12.000 eksemplar Al Qur'an metode Follow Line yang diberikan kepada Kepala Kemenag Sidoarjo, M Amir Sholehuddin disaksikan Pj Bupati Hudiyono di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (16/01/2021).

"Meski saat ini musim Covid-19, anak-anak tidak boleh berhenti belajar membaca dan menulis Al Qur'an. Bantuan 12.000 eksemplar Al Quran metode menulis dengan cara menebalkan kertas memakai alat tulis pensil ini akan memudahkan santri TPQ dalam belajar," ujar Hudiyono kepada republikjatim.com, Sabtu (16/01/2021).

Hudiyono menjelaskan Al Qur'an khusus ini, sengaja didesain agar anak lebih mudah dalam menulis dan membaca. Anak-anak tinggal menebali dengan pensil setiap huruf maka akan tampak semakin lebih jelas.

"Metode Follow Line ini bisa membuat anak lebih menyenangi dalam belajar menulis Al Qur'an," ungkapnya.

Sementara Kepala Kemenag Sidoarjo, M Amir Sholehuddin belajar Al Qur'an tidak boleh berhenti meski dalam masa pandemi Covid-19. Amir mengutip hadist Rasulullah Muhammad SAW, yakni orang yang senang membaca Al Qur'an adalah sebaik-baik manusia. Bahkan Al Qur'an itu bisa memberikan syafaat di hari kiamat.

"Bacalah Al Qur'an, sesungguhnya Al Qur'an akan memberi syafaat di hari kiamat. Fadilah lainnya barang siapa membaca Al Qur'an sehari semalam minimal 100 ayat maka akan dihindarkan dari penyakit lupa (pikun). Kemudian fadilah lainnya, barang siapa mengajarkan anaknya membaca Al Qur'an maka akan diampuni dosanya yang lalu dan yang akan datang," tandasnya.

Selain itu, kata Amir barang siapa yang mengajarkan anaknya belajar Al Qur'an sekaligus mengamalkannya maka Allah akan membalas kepada kedua orang tuanya dengan memberikan mahkota yang bersinar lebih terang dari matahari kepada kedua orang tuanya.

"Itulah beberapa Fadilah dalam membaca Al Qur'an," pungkasnya. Hel/Waw