Nilai Remittance Melalui Kantor Pos Ponorogo Capai Rp 5 Miliar Tiap Bulan


Nilai Remittance Melalui Kantor Pos Ponorogo Capai Rp 5 Miliar Tiap Bulan REMITTANCE - Nilai remittance di Kantor Pos Ponorogo mencapai Rp 5 miliar setiap bulan, Selasa (13/04/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Momen menjelang lebaran (Idul Fitri 1442 Hijriyah) seperti sekarang ini, remittance atau pengiriman uang dari luar negeri ke Ponorogo meningkat. Hal ini lantaran Ponorogo terkenal sebagai kampung Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Berdasarkan datanya, warga Ponorogo banyak yang menjadi Buruh Migran Indonesia (BMI). Tak heran jika para BMI ini mengirimkan uang untuk keluarga yang ada di Indonesia. Rata-rata uang yang masuk ke Ponorogo mencapai Rp 5 miliar per bulan.

"Remittance atau kiriman uang dari luar negeri ke Ponorogo rata-rata mencapai Rp 5 miliar setiap bulan. Ini jumlah yang melalui Jasa Kantor (PT Pos)," ujar Kepala Kantor Pos Ponorogo, Dedy Nurditya kepada republikjatim.com, Selasa (13/04/2021).

Dedy menjelaskan dari uang senilai Rp 5 miliar ini, rata-rata hasil 20.000 transaksi. Namun data ini masih di awal bulan Ramadhan.

"Kalau lebaran kurang dua Minggu itu puncak-puncaknya pengiriman dari Luar negeri ke Indonesia. Tentunya akan bertambah transaksinya di PT Pos," imbuhnya.

Dedy menyebutkan kebanyakan kiriman uang itu dari Hongkong, Taiwan dan Malaysia. Hal ini sesuai dengan persebaran BMI atau tenaga kerja Indonesia selama ini.

"Untuk menarik dan mempermudah pengiriman uang oleh warga Indonesia yang berada di luar negeri, PT Pos Persero baru melaunching produk Pos terbaru," tegas pria asal Surabaya ini.

Di kantor pos, kata Dedy, saat ini tren remittance menurun. Sekitar 4-5 tahun yang lalu, remittance setiap bulan bisa mencapai Rp 40 miliar. Turunnya angka remittance ini dipengaruhi banyak faktor. Mulai pengaruh kebijakan moratorium BMI yang dulu pernah dilakukan, sampai munculnya banyak pesaing terutama finansial teknologi (fintech) yang memudahkan para pengguna jasa (BMI) dalam mengirimkan uang ke Indonesia melalui aplikasi terbaru milik PT Pos.

"Kami tidak mau ketinggalan. Mulai 6 April 2021 lalu, kami melaunching pos migrant indonesia aplikasi berbasis giro. Kantor Pos juga bekerjasama dengan perusahaan berlabel Internasional. Ini bisa diakses lewat portal website kita," pungkasnya. Mal/Waw