Ngaku Pilot, Gelapkan Moge Wartawan CNN Sidoarjo Arek Bungurasih Ternyata Terlilit Hutang


Ngaku Pilot, Gelapkan Moge Wartawan CNN Sidoarjo Arek Bungurasih Ternyata Terlilit Hutang DITAHAN - Petugas Polsek Waru menahan tersangka penipuan dan penggelapan, Angga Pradipta Endrasmara (32) warga Bungurasih, Kecamatan Waru beserta barang bukti Motor Gede (Moge) Kawasaki Versys X bernopol W 6045 NY milik wartawan Sidoarjo, Selasa (17/11/20

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tersangka kasus penipuan dan penggelapa, Angga Pradipta Endrasmara warga Jl Wisma Bungurasih, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo tak bisa berkutik saat ditangkap tim Unit Reskrim, Polsek Waru. Pemuda 32 tahun yang sebelumnya mengaku sebagai pilot ini, diamankan polisi beserta baran buktinya. Yakni sebuah Motor Gede (Moge) Kawasaki Versys X nopol W 6045 NY milik Rico Hardiansyah wartawan CNN yang tinggal di Perum Pondok Jati, Kecamatan Sidoarjo.

Motor seharga sekitar Rp 80 juta milik korban itu digelapkan dengan cara disewa. Kemudian digelapkan dengan cara digadaikan ke orang lain di Surabaya seharga Rp 45 juta.

"Tersangka dan barang buktinya sudah kami amankan. Tersangka ditangkap setelah pencarian sekitar sebulan. Dalam kasus ini, tersangka bakal dijerat pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan," ujar Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu Untoro kepada republikjatim.com, Selasa (17/11/2020).

Untoro menceritakan korban (Rico) mengenal tersangka karena dikenalkan saudara korban di rumahnya di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Saat berkenalan itu, tersangka mengaku berprofesi sebagai pilot.

"Tanpa basa basi, tersangka langsung meminjam dan menyewa motor korban untuk urusan pekerjaan di Gresik. Akan tetapi, motor korban tak disewakan," imbuhnya.

Sayangnya, karena tersangka terus mendesak dan kenal saudara korban, membuat korban tidak tega. Seketika korban memperbolehkan motornya dibawa tersangka. Setelah disewa dua hari, tersangka langsung membayar dengan cara transfer sebesar Rp 1 juta. Saat waktu sewa habis, tersangka menghubungi korban dan meminta perpanjangan sewa dengan dalih pekerjaannya belum selesai.

"Saat itu, tersangka berjanji uang sewa bakal ditambah. Tapi sampai beberapa hari kemudian, tak ada kabar dari tersangka. Karena curiga dan nomor ponsel tersangka tidak aktif, korban mulai curiga. Karena saat didatangi ke rumahnya dan sudaranya juga tidak tahu, akhirnya kasus dilaporkan ke Polsek Waru," tegasnya.

Kasus ini juga dilaporkan ke Polresta Sidoarjo dan Polda Jatim. Kemudian, petugas gabungan mencari dan menelusuri keberadaan tersangka. Setelah sebulan, keberadaan tersangka akhirnya terlacak. Tersangka, yang sempat berpindah-pindah tempat ini, terlacak dan terdeteksi berada di kawasan sekitar Waru.

"Tanpa pikir panjang, petugas langsung meringkus tersangka. Ternyata tersangka mengaku bukan seorang pilot. Dia hanya mengaku-ngaku saja sebagai pilot maskapai," ungkapnya.

Bahkan saat ditangkap, tersangka juga sudah tidak membawa motor korban itu. Diinterogasi, tersangka mengakui Moge korban digadaikan ke seseorang di Surabaya seharga Rp 45 juta. Seketika itu pula, petugas mengambil motor korban itu.

"Saat diperiksa tersangka mengaku nekat menggelapkan motor korban karena terlilit hutang. Saat ini, tersangka kami tahan dan barang buktinya kami amankan," tandasnya. Zak/Hel/Waw