Mulai Masuk Pendopo, Gus Muhdlor - Subandi Sinkronkan APBD dan 17 Program Unggulannya


Mulai Masuk Pendopo, Gus Muhdlor - Subandi Sinkronkan APBD dan 17 Program Unggulannya SINKRONISASI - Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Ahmad Muhdlor - Subandi (Gus Muhdlor - Subandi) mulai mensinkronkan 17 program unggulannya di Pendopo Delta Wibawa bersama Pj Bupati, Hudiyono, Sekda dan para Kepala OPD Sidoarjo, Senin (11/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk kali pertama, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo terpilih, Ahmad Muhdlor Ali - Subandi (Gus Muhdlor - Subandi) memasuki Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Senin (11/01/2021). Dalam kunjungannya itu, Bupati dan Wakil Bupati Millenial ini, mensinkronkan APBD Pemkab Sidoarjo dengan 17 program unggulannya yang tertuang dalam visi dan misi saat kampanye.

Dalam acara itu, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang diusung PKB ini didampingi Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono. Selain itu, juga ada Sekda Sidoarjo, A Zaini dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Bahkan juga dihadiri Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Sidoarjo.

"Pertemuan awal ini tujuannya mensinkronkan APBD Tahun 2021 dengan 17 program yang jadi visi dan misi kami. Karena APBD sudah digedok (setujui). Kami kompromikan dan sinkronkan agar 17 program yang sudah kami gagas tetap bisa tercover (masuk di APBD)," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Senin (11/01/2021) usai koordinasi.

Tidak hanya itu, kata Alumnus Fisip Unair Surabaya ini, pihaknya juga membahas realisasi 17 program lewat mekanisme Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) pada Juni 2021 mendatang. Bahkan jika memungkinkan, APBD Tahun 2022 juga harus mulai dibahas dan didiskusikan.

"Berdasarkan pembahasan kemarin, hampir semua memiliki nilai kecocokan dan bisa disinkronkan. Karena kami menyusun program yang bersinergi dengan RPJMN Tahun 2020 - 2024," imbuhnya.

Bagi Alumnus SMAN 4 Sidoarjo ini, dari seluruh program, mulai infrastruktur dan pelayanan publik bakal jadi prioritas utama. Diantaranya, pembangunan Frontage Road (FR) bakal diselesaikan sesuai PP Nomor 80. Begitu juga soal realisasi pembangunan RSUD Sidoarjo Barat bakal menjadi keharusan.

"Soal pembangunan gedung terpadu 8 lantai, kami bakal mengkaji ulang. Analisa kami, lebih baik ditunda terlebih dahulu," tegasnya.

Wabup Sidoarjo terpilih, Subandi menilai pertemuan awal itu sebagai langkah perencanaan. Hal ini lantaran realisasi semua program (kegiatan) harus dibarengi perencanaan yang matang.

"Bagi kami, jaminan utama agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sidoarjo bekerja maksimal adalah saling komunikasi antara berbagai pihak dan lini," jelasnya.

Sementara Asisten 1 Tata Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sidoarjo, M Ainur Rahman menegaskan tatap muka antara TAPD dan OPD dengan Bupati dan Wabup Sidoarjo Terpilih bakal menjadi gambaran bagi OPD dan TAPD untuk melangkah ke depan.

"Karena dalam pertemuan tadi, masih sebatas paparan agar ada sinkronisasi program itu saja," tandas mantan Camat Sukodono ini. Zak/Hel/Waw