Mobil Pikup Dibakar, 3 Orang Kawanan Diduga Pencuri Spesialis Onderdil Alat Berat Dihajar Warga Sarirogo


Mobil Pikup Dibakar, 3 Orang Kawanan Diduga Pencuri Spesialis Onderdil Alat Berat Dihajar Warga Sarirogo TERBAKAR - Kondisi mobil pikup Grand Max yang dibakar warga di dekat bekas SPBU Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, Minggu (15/05/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Diduga karena terlalu seringnya kasus kejahatan, terutama soal curanmor di Sidoarjo yang jarang terungkap, membuat warga geram. Bahkan sangat mudah tersulut emosi. Kemarahan warga selalu dilampiaskan dengan aksi massa dalam kekerasan.

Hal ini seperti yang dilakukan warga terhadap tiga orang yang diduga sebagai kawanan pencuri spesialis onderdil alat berat kepergok warga. Saat beraksi di area bekas SPBU Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Warga tidak hanya menghajar kawanan pencuri itu. Akan tetapi, juga membakar satu unit mobil Daihatsu Grand Kax bernopol W 9358 GM yang digunakan kawanan pencuri itu, untuk sarana menjalankan aksinya.

Salah seorang warga Zainul menceritakan kasus percobaan pencurian dan aksi massa itu terjadi Sabtu (14/05/22) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di lahan bekas SPBU Sarirogo. Menurutnya, awalnya di dalam bekas SPBU Sarirogo itu, terparkir 1 unit alat berat jenis eskavator milik Yunan warga Sarirogo. Namun eskavator itu, dalam kondisi rusak. Bahkan hanya tinggal sebagian dan sudah dalam kondisi tidak utuh.

"Di dekat eksavator rusak itu, ada 3 orang. Salah satu dari ketiga orang itu, sebelum kejadian sempat meminjam korek api kepada warga yang kebetulan berada di dekat TKP. Saat bersamaan ada mobil pikup jenis Grand Max masuk ke area SPBU. Warga pun membiarkan mobil itu masuk area SPBU," ujarnya kepada republikjatim.com, Minggu (15/05/2022).

Karena warga curiga, lanjut Zainul beberapa saat kemudian warga mengintai dari luar pagar. Ternyata, saat itu ketiga orang yang berada di dekat alat berat yang sudah merusak eksavator itu. Kemudian warga yang tidak sabar, mendatangi ketiga orang itu. Salah seorang dari ketiganya mengaku nama MW warga Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo.

"Saat ditanya warga, alasan dari salah seorang dari 3 orang itu mencari dompet. Padahal SPBU itu ditutup dan tidak ada aktivitas, masak dompet bisa jatuh di dalam SPBU," imbuhnya.

Zainul memaparkan warga tak percaya dengan alasan ketiga orang asing itu. Karena ada salah satu onderdil alat berat sudah berpindah tempat dari tempat semula, warga pun semakin curiga.

"Ada onderdil yang sudah berpindah tempat. Kira-kira jarak dari tempat semula sekitar 2 sampai 3 meter," ungkapnya.

Warga yang tak percaya dengan ketiga orang itu, terus mencecar sejumlah pertanyaan. Hingga salah satu dari ketiga orang itu, tersulut emosi dan memukul warga. Karena salah satu warga dipukul terduga pelaku. Warga lain langsung emosi dan membalas pukulan terduga pelaku beramai-ramai.

"Warga tidak hanya melampiaskan emosi kepada ketiga orang itu, tapi warga juga melampiaskan emosinya dengan membakar mobil pikup g Grand Max Nopol W 9358 GM yang dikendarai ketiga orang itu. Karena terlanjur emosi, mobil Grand Max yang dikendarai ketiganya ikut dibakar warga," paparnya.

Sementara kasus dugaan percobaan pencurian onderdil alat berat itu, sudah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono membenarkan kasus percobaan pencurian itu. Terkait ketiga orang terduga pelaku pencurian itu, belum ditetapkan jadi tersangka.

"Ketiganya tidak ditahan karena perkara tersebut masih dalam penyelidikan," pungkasnya. Hel/Waw