Menyaru Sewa Kamar Kos Tanpa Serahkan Identitas di Sawotratap Gedangan, Penghuni Baru Gondol 3 Motor


Menyaru Sewa Kamar Kos Tanpa Serahkan Identitas di Sawotratap Gedangan, Penghuni Baru Gondol 3 Motor BERAKSI - Komplotan spesialis pencurian motor di rumah kos terekam CCTV saat mengeluarkan tiga motor curiannya dari rumah kos di Gang Masjid, JL Hayam Wuruk, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 3 unit motor milik penghuni rumah kos di Gang Masjid, JL Hayam Wuruk, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo raib. Ketiga unit motor itu, digondol kawanan pencuri motor spesialis rumah kos-kosan. Hal ini, lantaran sebelumnya dua pemuda eksekutor pencurian motor itu sempat menyewa kamar di rumah korban Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian motor dalam semalam itu.

Sebelumnya dua pemuda eksekutor pencurian ketiga motor itu sempat menyewa kamar kos di lokasi kejadian. Namun, dugaan sementara para pelaku sering pindah-pindah kos-kosan. Karena itu, saat pemilik rumah meminta identitas keduanya berkilah kehilangan kartu identitasnya.

Berdasarkan datanya ketiga motor yang digondol kawanan pencuri itu, diantaranya motor Honda Vario bernopol AG 5888 BR, Honda Scoopy bernopol AG 5585 KO dan Honda Vario bernopol L 5515 HO.

"Kami sudah melaporkan kasus pencurian tiga unit motor dalam semalam itu ke petugas Polsek Gedangan. Kami juga menyerahkan rekaman CCTV aksi para pencuri itu," ujar pemilik rumah kos, Andi Narto Minggu (12/09/2021).

Andi mengaku tidak mengetahui sama sekali aksi kawanan motor itu. Bahkan para penghuni kos juga tidak ada yang mengetahuinya. Namun, seluruh penghuni kos baru sadar dan mengetahui tiga motor sudah raib saat bangun tidur (pagi hari).

"Saat semua terbangun dari tidurnya, baru diketahui ada tiga motor yang hilang akibat aksi kawanan pencuri itu," ungkapnya.

Usai mendapatkan laporan penghuni kamar kos, saksi Andi kemudian langsung berupaya memutar rekaman CCTV yang terpasang di kamar kos itu. Hasilnya, dalam rekaman CCTV itu, aksi pencurian dilakukan kawanan pencuri itu, sekitar pukul 01.50 WIB.

"Dalam rekaman CCTV terlihat jelas ada tiga pelaku datang mengendarai dua unit motor. Selanjutnya, mereka mengeluarkan motor curian dari kamar kos satu per satu secara estafet. Eksekutornya dua pelaku yang ada di dalam kamar kos itu," tegasnya.

Sementara itu, dari kelima pelaku aksi pencurian itu, saksi Andi mengaku hanya mengenali wajah dua orang dalam rekaman CCTV itu. Dua orang itu merupakan penghuni kamar kos yang baru masuk pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Kedua pemuda itu juga sudah membayar lunas sewa kos satu bulan.

"Tapi, saat ditanya identitas untuk diserahkan sebagai dokumen penyewa, keduanya mengaku baru kehilangan motor, dompet dan hand phone (HP). Karena itu kedua penyewa kamar kos itu tidak menyerahkan identitas sama sekali," urainya.

Sebulan sebelumnya, dua pelaku yang dikenal itu sempat memantau kamar kos dan sempat mengutarakan akan menyewa kamar kos.

"Tapi, saat itu kondisi kamar kos penuh semua. Baru kemarin itu, memesan kamar malamnya sudah beraksi itu," tandasnya. Zak/Waw