Mengenal Kapolsek Gedangan Sebagai Sosok Polisi Pelestari Budaya Reyog, Selalu Ajak Generasi Muda Cinta Seni


Mengenal Kapolsek Gedangan Sebagai Sosok Polisi Pelestari Budaya Reyog, Selalu Ajak Generasi Muda Cinta Seni PELESTARI - Kapolsek Gedangan, Kompol Samsul Hadi dikenal sebagai sosok pelestari budaya reyog Ponorogo hingga membuka sanggar tari Reyog di rumahnya di kawasan Kahuripan Nirvana Village (KNV) Sidoarjo, Senin (10/10/2022) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah era globalisasi dan modernisasi, ada anggota Polri yang tetap profesional menjalankan tugasnya sembari mengajak anak-anak generasi muda belajar kesenian. Dia adalah Kapolsek Gedangan, Komisaris Polisi (Kompol) Samsul Hadi.

Jiwa seni budaya sudah mendarah daging dalam diri mantan Kasubag Humas Polresta Sidoarjo ini sejak kecil tinggal di Ponorogo. Hal itu, membuatnya begitu mendalami kesenian Reyog, Campursari dan Tari.

Setiap Rabu dan Jumat malam di Padepokan Singo Menggolo di kawasan Kahuripan Nirvana Village (KNV) Sidoarjo, Samsul merintis padepokan itu sejak puluhan tahun lalu. Samsul mulai dari berpindah-pindah tempat latihan hingga menetap sekarang selalu didatangi orang dari berbagai usia.

"Kebanyakan yang datang ke padepokan kami mereka berlatih reyog, campursari dan menari. Yang datang kebanyakan anak-anak generasi muda. Bahkan sebagian dari mereka ada yang menetap di sini," ujar Kompol Samsul Hadi kepada republikjatim.com, Selasa (11/10/2022).

Bapak tiga anak ini mengungkapkan sebagai anggota Polri dirinya merasa tertantang untuk terus menularkan nilai-nilai seni budaya Bangsa Indonesia kepada para generasi muda. Anak muda baginya generasi penerus perjuangan kekayaan intelektual dan kebudayaan bangsa. Mulai seni reyog, campursari, tari dan kesenian lainnya selalu diajarkannya.

"Kami tidak ingin anak-anak generasi muda terjebak dalam pengaruh kenakalan remaja dan modernisasi. Dengan melakukan pendekatan humanis, saya mengajak anak-anak muda mencintai seni dan budaya. Dengan upaya ini, kami berharap dapat menyelamatkan generasi muda dari bahaya pengaruh kenakalan remaja," ungkapnya.

Selain itu, polisi berkumis tebal ini berharap upaya yang dilakukan dalam melestarikan nilai-nilai seni dan budaya semakin membaik hingga di ujung senja nanti. Bahkan bisa melahirkan para pemuda pejuang seni budaya. Apalagi, di tempatnya berdinas pun, baik di Polsek Gedangan maupun di Polresta Sidoarjo, Kompol Samsul Hadi juga seringkali mengajak anggota-anggota Polri ikut berlatih seni dan budaya. Hal ini tidak lepas dari dukungan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

"Karena Kapolresta selalu memotivasi anggota yang berbakat di berbagai bidang. Seperti halnya dalam pelestarian seni budaya tanah air yang saya geluti saat ini," tegasnya.

Samsul Hadi dalam melakukan pendekatan ke generasi muda selalu mengedepankan seni dan budaya. Salah satunya l dengan cara sosialisasi ke sejumlah sekolah dan orang tua.

"Bahkan sampai turun ke jalanan menemui anak-anak muda untuk diajak ikut berlatih kesenian di padepokan," paparnya.

Sementara salah seorang anak jalanan, Supri yang kini menjadi anggota Kompol Samsul Hadi di Padepokan Singo Menggolo mengakui awal mengenal Samsul Hadi sempat merasa ketakutan. Alasannya, karena Samsul Hadi masih berdinas di kepolisian. Namun ketakutannya itu akhirnya berbanding terbalik.

"Ternyata setelah begitu akrab dengan Pak Samsul saya layaknya keluarganya sendiri. Saya diajak main ke tempat latihan dan dengan sabar dikenalkan kesenian reyog. Syukurlah sampai sekarang kami diperlakukan seperti keluarga untuk ikut berlatih kesenian Reyog ini," ungkapnya.

Saat ini, Supri dan sejumlah anak muda selalu berada di tempat Kompol Samsul Hadi terlihat begitu senang. Mereka terselamatkan dari bahaya pengaruh narkoba dan sebagainya. Bahkan mereka bisa menatap masa depannya.

"Karena dengan belajar kesenian dan mencari peluang mata pencaharian kini mereka jalani melalui bimbingan Kompol Samsul Hadi (Sang Polisi Pelestari Seni dan Budaya)," tandasnya. Zak/Waw