Masuk Polresta Sidoarjo, Wajib Tunjukkan Sertifikasi Vaksin Covid-19 Lewat Aplikasi PeduliLindungi


Masuk Polresta Sidoarjo, Wajib Tunjukkan Sertifikasi Vaksin Covid-19 Lewat Aplikasi PeduliLindungi APLIKASI - Tidak hanya masyarakat umum, anggota TNI dan Polri, saat masuk ke Polresta Sidoarjo harus scan QR Code pada aplikasi PeduliLindungi, dengan terlebih dulu mengunduh aplikasi di smartphone, Selasa (13/10/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tidak hanya masyarakat umum, bagi anggota TNI maupun Polri, saat masuk Polresta Sidoarjo wajib menunjukkan sertifikat vaksin dengan melakukan scan QR Code pada aplikasi PeduliLindungi. Yakni semua harus terlebih dulu mengunduh aplikasi pada smartphone.

Kebiasaan baru ini sengaja diluncurkan Polresta Sidoarjo, sebagai contoh positif bagi instansi lain maupun sejumlah tempat umum yang dikunjungi masyarakat. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Melalui upaya tracing dengan mengetahui sudah atau belum disuntik Vaksin Covid-19.

Kasi Propam Polresta Sidoarjo, AKP IGP Atmagiri mengatakan peraturan penerapan aplikasi PeduliLindungi lingkup Polresta Sidoarjo ini ditentukan mulai tingkat Mabes Polri sampai ke bawah. Dalam penerapannya, bagi masyarakat maupun anggota yang belum dapat menggunakan aplikasi PeduliLindungi akan dibantu anggota di pos penjagaan mako.

"Penerapan aplikasi PeduliLindungi akan terdata pula berapa jumlah orang yang masuk serta terdata status seseorang. Berupa data status vaksinasi dan hasil tes Covid-19. Ada empat status yakni Hijau, Kuning, Merah dan Hitam," ujar Kasi Propam Polresta Sidoarjo AKP IGP Atmagiri kepada republikjatim.com, Selasa (12/10/2021).

Atmagiri menjelaskan dengan menerapkan Aplikasi PeduliLindungi, menjadi wujud Polresta Sidoarjo telah mendukung kebijakan pemerintah, terutama untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Selain itu, manfaat aplikasi PeduliLindungi adalah memberikan peringatan pada pengguna, mengunduh sertifikat vaksin dan sebagai informasi hasil tes Covid-19.

"Termasuk sebagai syarat untuk mengakses layanan publik," tegasnya.

Sementara AKP IGP Atmagiri menilai jika ada masyarakat maupun anggota terdeteksi dari aplikasi PeduliLindungi belum tervaksin, maka akan diedukasi agar berkenan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Bagi yang belum vaksin, dipersilahkan mengikuti vaksinasi di gerai vaksinasi Polresta Sidoarjo atau mendatangi gerai vaksinasi yang disediakan TNI, Pemkab Sidoarjo, Dinas Kesehatan atau pihak terkait lainnya. Tujuan percepatan vaksinasi ini agar terbentuknya herd immunity bagi masyarakat," tandasnya. Zak/Waw