Libur Lebaran, Bupati Sidoarjo Keluarkan SE Waspadai dan Antisipasi Kebakaran Rumah, Perkantoran Dan Perindustrian


Libur Lebaran, Bupati Sidoarjo Keluarkan SE Waspadai dan Antisipasi Kebakaran Rumah, Perkantoran Dan Perindustrian Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor)

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 364//438.6.6/2022 tentang Kewaspadaan dan Antisipasi Bahaya Kebakaran Menjelang Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M.

Dalam SE itu disebutkan agar semua pihak meningkatkan kewaspadaan di sejumlah tempat. Seperti di rumah tinggal, perkantoran, tempat usaha dan fasilitas publik lainnya untuk dilakukan cek ulang sarana dan prasarana proteksi kebakaran serta prosedur penanganan kebakaran.

"Libur panjang ini kita harus tetap waspada. SE ini sebagai bentuk menjaga kewaspadaan dan antisipasi mencegah terjadinya kebakaran di wilayah Sidoarjo. Terutama, dalam momen libur panjang Idul Fitri," ujar Gus Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa, Senin (25/04/2022).

Sejumlah potensi penyebab kebakaran yang perlu diwaspadai bersama itu diantaranya listrik, lampu minyak tanah, kompor, lilin, puntung rokok, obat nyamuk bakar, bahan kimia, perangkat elektronik, pembakaran sampah, mesin genset, beban stop kontak listrik dan rumah tangga dipastikan semua dalam kondisi safety atau aman.

"Bagi yang rumahnya ditinggal mudik, langkah-langkah yang perlu diperhatikan yakni memastikan sebelum rumahnya ditinggal pergi, cek peralatan listrik, kompor listrik dan tabung gas apa sudah dalam keadaan aman. Lampu saat ditinggal mudik dinyalakan seperlunya saja," imbuh Bupati muda alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Selanjutnya, yang tidak kalah penting sebelum pergi mudik yakni komunikasi menitipkan rumah ke penjaga atau komunikasi dengan tetangga atau RT/RT setempat. Selain itu, memastikan kondisi rumah sebelum ditinggal dalam keadaan aman dari bahaya kebakaran.

"Dalam SE itu juga memberi tips dan sejumlah langkah awal dalam mengatasi kebakaran sebelum datangnya petugas damkar. Di SE disebutkan kalau terjadi kebakaran, diimbau untuk tidak panik, perhatikan benda yang terbakar dam kemudian lakukan pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang ada," tegasnya.

Untuk kemudahan akses petugas Damkar dalam menangani kebakaran terutama di permukiman atau perumahan, berikut ini yang perlu diperhatikan. Diantaranya pemasangan portal di pintu gerbang atau jalan masuk ke pemukiman dipastikan kendaraan Damkar bisa lewat. Kemudian, untuk perkantoran atau gedung yang perlu disiapkan yakni menyiapkan APAR dan fire detector (alat deteksi api dan asap) serta saluran hydrant dan sprinkle dipastikan berfungsi dengan baik.

"Bagi seluruh kepala OPD dan instansi vertikal saya diminta melakukan pengawasan di lingkungan kerjanya dan mensosialisasikan SE edaran ini," jelasnya.

Sementara di tempat terpisah, Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito menegaskan pihaknya selama libur lebaran Idul Fitri semua Pos Damkar disiagakan. Jumlahnya 7 unit Pos Damkar yang siaga.

"Kami (BPBD Sidoarjo) menyiagakan 7 unit Pos Damkar yang tersebar 6 kecamatan beserta nomor kontak yang bisa dihubungi masyarakat selama 24 jam," ungkap Dwijo.

Sebanyak 7 unit pos damkar beserta nomor telepon yang bisa dihubungi, yaitu Pos damkar Buduran nomor 113 - (031) 8962100/8962113. Unit pos Damkar Krian 1 nomor kontak (031) 8987474. Pos damkar Waru nomor kontak (031) 8666633. Pos damkar Porong nomor kontak (0343) 8450257. Pos damkar Candi nomor kontak (031) 99712100. Pos damkar Sidoarjo nomor kontak (031) 99715221. Pos damkar Krian 2 nomor kontak (031) 89910533.

"Kantor Pusdalops BPBD juga menerima layanan pengaduan via Whaatsapp (WA) dengan nomor 0821 2667 000," tandasnya. Hel/Waw