La Nyala : Daerah Maju Jika Ditopang Perekonomian Desa Yang Kuat


La Nyala : Daerah Maju Jika Ditopang Perekonomian Desa Yang Kuat KUNKER - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua DPD RI, La Nyala Mataliti di Rumah Dinas (Rumdin) Pringgitan, Selasa (20/04/2021) petang.

Ponorogo (republikjatim.com) - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menerima kunjungan kerja Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyala Mataliti di Rumah Dinas (Rumdin) Pringgitan, Selasa (20/04/2021) petang. Pertemuan kedua pejabat ini sangat intim dan terlihat sudah saling mengenal.

Bupati Ponorogo dalam pertemuan itu didampingi Sekda, Agus Pramono dan semua Kepala Satuan Kerja (Satker). Kehadiran La Nyala di Ponorogo ini, bagi Bupati Ponorogo menjadi pernghargaan dan kebanggaan. Karena itu, Sugiri berharap dengan pertemuan ini membawa berkah untuk kemajuan Ponorogo.

"Kami berharap kehadiran Ketua DPD RI ini bisa membawa aspirasi masyarakat untuk segera mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat," ungkapnya.

Karena itu, Sugiri bakal menitipkan sejumlah aspirasi dalam bentuk surat tertulis. Yakni terkait kebutuhan Kabupaten Ponorogo.

"Terutama persoalan infrastruktur jalan nasional di Ponorogo agar bisa tertangani semua," tegasnya.

Sementara La Nyalla yang ke Ponorogo itu didampingi dua senator asal Sulawesi Selatan, Andi Ihsan dan senator asal Aceh, Fahrul Razy bakal menciptakan kekuatan ekonomi desa menjadi sumber kekuatan besar di daerahnya. Karena desa merupakan instrumen terkecil pemerintahan dari sebuah negara. Bahkan harus maju dan makmur.

"Karena itu, desa harus menjadi kekuatan ekonomi," ungkapnya.

La Nyalla menilai ada tiga isu strategis lain yang tak kalah penting. Yakni percepatan pembangunan daerah, peningkatan indeks kemandirian fiskal daerah dan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat di daerah.

"Dengan latar belakang aktivis organisasi, Bupati Sugiri Sancoko seharusnya mampu mewujudkan desa-desa di Ponorogo menjadi kekuatan ekonomi. Ponorogo yang memiliki 281 desa, semestinya dapat memanfaatkan dana desa dari pemerintah pusat untuk membangun kekuatan ekonomi pedesaan," tandasnya. Mal/Waw