Kurangi Pengangguran Dampak Covid-19, Wabup Sidoarjo Minta 50 Perusahaan Fasilitasi Program Magang Dalam Negeri


Kurangi Pengangguran Dampak Covid-19, Wabup Sidoarjo Minta 50 Perusahaan Fasilitasi Program Magang Dalam Negeri BIMTEK - Wabup Sidoarjo, Subandi membuka Bimtek Pemagangan Dalam Negeri 2021 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo ini melibatkan 50 perusahaan di Hotel Aston Sidoarjo, Senin (07/06/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wabup Sidoarjo, Subandi membuka Bimtek Pemagangan Dalam Negeri 2021 di Hotel Aston Sidoarjo, Senin (07/06/2021). Program yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo ini melibatkan 50 perusahaan.

Program pemagangan dalam negeri bertujuan memberi kesempatan membuka lapangan kerja baru kepada kepada para korban PHK maupun fresh graduate (lulusan baru). Selain itu, program magang dalam negeri ini juga memberi peluang bagi para pekerja yang ingin meningkatkan skill atau keahliannya agar bisa magang di luar perusahaan tempatnya bekerja.

Bagi 50 perusahaan yang menjadi peserta Bimtek diminta Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi agar memberi kesempatan kepada peserta magang dalam negeri. Tentunya, sesuai dengan kebutuhan dan keahlian yang diminta perusahaan.

Program ini menurut Subandi memberikan peluang lebar kepada masyarakat Sidoarjo untuk mendapat pekerjaan, khususnya bagi korban PHK. Karena tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi angka pengangguran akibat pandemi Covid-19.

"Program pemagangan dalam negeri memberikan peluang bagi warga Sidoarjo untuk bisa mendapatkan pekerjaan lagi. Seperti korban PHK dan lulusan baru. Untuk itu, kami minta agar 50 perusahaan di Sidoarjo yang ikut Bimtek ini bisa memfasilitasi peserta program magang," ujar Subandi kepada republikjatim.com, Senin (07/06/2021).

Keuntungan perusahaan dengan adanya program pemagangan dalam negeri yakni memberi kesempatan manajemen perusahaan untuk merekrut karyawan sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan. Khususnya karyawan yang berdomisili di Sidoarjo.

"Melalui program ini perusahaan bisa mengutamakan warga Sidoarjo sendiri untuk direkrut. Karena Sumber Daya Manusia (SDM) warga Sidoarjo sudah banyak yang memiliki keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan," tegasnya.

Karena itu, lanjut Subandi Pemkab Sidoarjo membutuhkan komitmen perusahaan dalam merealisasikan program itu.

"Kami berkomitmen mempercepat dalam merealisasikan program membuka 100.000 lapangan kerja baru itu," tandasnya. Hel/Waw