Kuatkan Perekonomian Kerakyatan Bagi Pelajar, Dikdasmen PWM Jatim Resmikan Koperasi Siswa Smamda Sidoarjo


Kuatkan Perekonomian Kerakyatan Bagi Pelajar, Dikdasmen PWM Jatim Resmikan Koperasi Siswa Smamda Sidoarjo RESMIKAN - Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim Arbaiyah Yusuf, Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Didik Suhardi dan Kepala Smamda Sidoarjo Wigatiningsih meresmikan Koperasi Siswa Smamda, Jumat (05/08/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Arbaiyah Yusuf bersama Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Didik Suhardi dan Kepala SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, Wigatiningsih meresmikan Koperasi Siswa Smamda, Jumat (05/08/2022). Pembukaan koperasi siswa ini, untuk memperkuat pembelajaran pengembangan perekonomian kerakyatan bagi kalangan pelajar.

"Pelajar saat ini yang dibutuhkan society demand, kompetensi dan karakteristik. Implementasinya pelajar harus dikuatkan finansial dan budaya literasi bagi siswa. Kalau bisa hal itu dijadikan standar nasional kompetensi kelulusan. Artinya pelajar sekarang harus diajari mandiri dan tangannya juga bergerak untuk menciptakan kemandirian berusaha," ujar Ketua Majelis Dikdasmen, PWM Jatim, Arbaiyah Yusuf kepada republikjatim.com, Jumat (05/08/2022) usai meresmikan Koperasi Siswa Smamda.

Hal yang sama disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Didik Suhardi. Menurutnya, koperasi harus dihidupkan kembali. Termasuk koperasi siswa di sekolah-sekolah. Semua harus bisa menunjukkan koperasi semakin hebat dan bisa menguasai pasaran. Hal itu dilakukan jika koperasi bisa bergerak dengan suplayer besar hingga mampu mendorong koperasi berkembang lebih besar lagi.

"Kalau suplay changenya bagus kami yakin semua koperasi, termasuk koperasi siswa semakin besar. Karena ekonomi Pancasila itu bukan dikuasai oleh pihak swasta (kapitalis) saja. Tapi sistemnya adalah pemberdayaan kemasyarakatan. Termasuk koperasi siswa harus mampu menyediakan kelengkapan siswa mulai seragam hingga alat-alat tulis," ungkapnya.

Kepala Smamda Sidoarjo, Wigatiningsih menegaskan menghidupkan kembali Koperasi Siswa itu sangat penting. Baginya pembukaan Koperasi Siswa Smamda ini sebagai pilot project. Nantinya bakal ditindaklanjuti dan diteruskan sejumlah sekolah Muhammadiyah lainnya di Sidoarjo.

"Sekarang ini koperasi Siswa sudah banyak melemah di sekolah-sekolah. Karena itu pembukaan koperasi siswa ini mendorong peserta didik diimplementasikan mengelola keuangan dan berorganisasi. Sekarang pencanangan Koperasi Siswa Smamda besok atau lusa akan ditiru Koperasi Siswa sekolah-sekolah lainnya," tegasnya.

Sementara salah seorang pengurus Koperasi Siswa Smamda, Latifah RB menegaskan selama ini siswa dan siswi Smamda membutuhkan sejumlah perlengkapan penunjang belajar mulai seragam hingga kebutuhan alat tulis. Kini mulai disediakan Koperasi Siswa Smamda.

"Kalau sebelumnya siswa belanja di luar sekolah. Sekarang bisa belanja di koperasi sekolah. Ketika siswa butuh kebutuhan apa pun bisa langsung beli sekaligus mengajari pelajar berkomunikasi dengan semua anggota dan pelanggan koperasi," ungkapnya.

Hal senada disampaikan siswi Smamda lainnya, Adiyarini yang akrab disapa Rara. Menurutnya, semua siswa yang aktif di Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) Smamda bakal disiapkan menjaga koperasi dengan sistem paruh waktu atau sistem shift.

"Menjaga Koperasi ini tidak akan menggangu pelajaran. Karena dijaga saat jam istirahat atau pulang. Kalau anggarannya akan diurus sekolah dan keuntungan masuk ke dewan sekolah. Baut kami menjaga Koperasi akan mendapat pengalaman dan bisa bersosialisasi mengenal semua siswa. Pembukaan koperasi ini akan segera kami sosialisasikan ke seluruh siswa," tandasnya. Hel/Waw