Khafilah Waru Juara Umum MTQ Sidoarjo ke 29, Ditargetkan Juarai Tingkat Provinsi Jatim


Khafilah Waru Juara Umum MTQ Sidoarjo ke 29, Ditargetkan Juarai Tingkat Provinsi Jatim JUARA - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sidoarjo ke 29 resmi ditutup dengan hasik Kafilah Waru berhasil keluar sebagai juara umum saat penyerahan hadiah di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (08/11/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sidoarjo ke-29 resmi ditutup di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (08/11/2020) malam. Hasilnya, Kafilah Waru berhasil keluar sebagai juara umum.

Piala juara umum diserahkan Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini. Kafilah Waru yang berhasil meraup sebanyak 52 poin. Sedangkan juara kedua ditempati Kafilah Candi dengan 41 poin. Sedangkan juara ketiga ditempati Kafilah Tanggulangin dengan 33 poin.

"MTQ tahun ini diikuti sebanyak 601 peserta dari 18 kafilah kecamatan. MTQ kali ini merupakan seleksi awal untuk persiapan MTQ di tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan digelar tahun depan di Pamekasan, Madura. Hari kami menutup dengan seleksi lebih awal dari biasanya agar persiapan untuk MTQ tingkat Provinsi Jatim lebih banyak persiapannya," ujar Sekda SidoarjoN Achmad Zaini, Minggu (08/11/2020) malam.

Zaini yang juga mantan Kepala Bappeda Pemkab Sidoarjo ini menjelaskan pada MTQ tingkat Jatim berlangsung 202 peserta. Rencananya akan dilaksanakan Pamekasan, Madura sebagai tuan rumah. Menurut pejabat yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sidoarjo ini, pada MTQ tingkat Jatim, Sidoarjo menargetkan sebagai juara umum. Target itu berdasarkan saat ini Sidoarjo merupakan kabupaten dengan penyumbang peserta terbanyak yang mewakili Jatim di MTQ tingkat nasional.

"Target kami juara umum. Itu mengacu kepada wakil Sidoarjo yang terbanyak mewakili Jatim saat MTQ tingkat nasional. Ada 9 orang. Jumlah itu terbanyak se-Jatim," tegasnya.

Sementara Plt Camat Waru, Rudi Setiawan mengaku sangat bersyukur dan bangga atas hasil yang diraih kafilahnya. Ia mengapresiasi para peserta serta pembina yang gigih berjuang meski dalam masa pandemi COVID-19 saat ini. Menurutnya, kafilahnya bisa menjuarai MTQ tingkat kabupaten karena telah mempersiapkan secara matang para anak didiknya di lomba tingkat kecamatan sebelumnya.

"Secara teknis setiap ada event kami selalu mengadakan lomba dahulu di tingkat kecamatan. Jadi seperti tingkat kabupaten ini kami seleksi dahulu di tingkat kecamatan. Jadi bisa matang saat bertanding di tingkat selanjutnya," tandasnya. Hel/Waw