Kembangan Mutu Bahasa Inggris Siswa dan Guru, Smamita Teken MoU dengan Unesa


Kembangan Mutu Bahasa Inggris Siswa dan Guru, Smamita Teken MoU dengan Unesa MoU - Untuk meningkatkan mutu dan mengembangkan sayap kelanjutan di dunia pendidikan, SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo (Smamita) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis (21/10/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis (21/10/2021). MoU itu dalam rangka meningkatkan mutu dan mengembangkan sayap kelanjutan di dunia pendidikan yang ada di (Smamita).

Pada tahap awal ini, Smamita meminta Pusat Bahasa Unesa sebagai lembaga terpercaya untuk melaksanakan kegiatan bimbingan. Diantaranya, tes TOEFL-ITP bagi siswa kelas Excellent serta bimbingan bahasa Inggris untuk seluruh Guru dan Karyawan Smamita.

Dalam penandatangan MoU itu berisikan mengenai penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Yakni diantara kedua belah pihak sebagai pusat lembaga pendidikan, Unesa diharapkan mampu memberikan wawasan dalam perkembangan pendidikan di Smamita.

Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Unesa, Dr Sujarwanto mengatakan dengan dilaksanakan penandatangan MoU ini, semoga kedua lembaga dapat berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan. Baginya, tidak cukup rasanya jika Unesa hanya memfasilitasi bidang bahasa. Pihaknya, mempersilahkan untuk mengembangkan diri dengan memetakan kemampuan individu siswa Smamita bersama Unesa.

"Kalau Unesa menjadi pathner pengembangan bahasa, semoga ke depan dapat memfasilitasi program sekolah di bidang lainnya. Kerjasama ini agar tidak hanya terbatas dalam pengembangan bahasa saja," ujarnya kepada republikjatim.com, Kamis (21/10/2021) usai penandatanganan MoU di Ruang Rapat Lantai 8, Gedung Rektorat Unesa, Lidah Wetan, Surabaya.

Sementara Kepala Smamita Zainal Arif Fakhrudi menyambut baik apa yang sudah diberikan Unesa.

"Kami siap menerima salah satu program utama dalam kerja sama ini. Yakni satu mahasiswa Unesa Jurusan Bahasa Inggris bisa mendampingi maksimal 10 siswa Smamita," tegasnya.

Diketahui, sebelumnya Pusat Bahasa sudah melaksanakan program bimbingan untuk siswa kelas Excellent, dan juga pemetaan kemampuan Bahasa Inggris untuk seluruh guru dan karyawan Smamita mulai dari kepala sekolah hingga security (petugas keamanan). Hel/Waw