Kejar Ketertinggalan Setahun, Ketua DPD Golkar Sidoarjo Wajibkan Pengurus Baru Bermain Media Sosial


Kejar Ketertinggalan Setahun, Ketua DPD Golkar Sidoarjo Wajibkan Pengurus Baru Bermain Media Sosial KONSOLIDASI - Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi didamping Sekretaris, Choirul Anam dan Bendahara, M Nizar memimpin konsolidasi sekaligus pembacaan 108 pengurus baru periode 2020 - 2025, Minggu (30/05/2021) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi mewajibkan 108 pengurus baru memiliki Media Sosial (Medsos) pribadi baik berupa Facebook (FB), Instagram (IG), YouTube, Line hingga Twitter dan sejumlah Medsos lainnya. Hal ini agar semua kegiatan yang digelar DPD Golkar Sidoarjo dapat tersosialisasikan secara massif ke kalangan umum.

Selain itu, Medsos dianggap sebagai sarana promosi yang murah dan bisa dijangkau siapa saja asalnya menggunakan smart phone.

"Kewajiban pengurus memiliki Medsos itu khususnya merealisasikan reformasi informasi melalui revolusi industri 4.0. Sosmed bagian dari perkembangan teknologi informasi, maka semua pengurus harus bisa memainkan medsos sebagai sarana promosi. Apalagi, kepengurusan baru ini periode 2020-2025, makanya untuk mengejar ketertinggalan, maka semua pengurus DPD Golkar Sidoarjo yang baru harus punya Medsos itu agar semua tersosialisasi sampai tingkat desa," ujar Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi kepada republikjatim.com, Minggu (30/05/2021) petang saat Pengumuman Pengurus DPD Golkar Sidoarjo periode 2020-2025 dan persiapan pelantikan di kantor DPD Golkar Sidoarjo.

Adam menjelaskan jika pengurus baru DPD Golkar Sidoarjo komposisinya berisi sekitar 108 orang. Rinciannya berisi 60 persen pengurus berusia muda dan sisanya 40 persen berisi para senior DPD Golkar Sidoarjo.

"Karena kami ingin mengisi kepengurusan ini berkolaborasi antara yang muda dengan para senior. Para generasi muda tidak akan berjalan tanpa senior. Ini murni kepengurusan baru gabungan antara senior dan para muda mudi," imbuhnya.

Saat ditanya soal target kursi di DPRD Sidoarjo Tahun 2024, tetap seperti awal Musyawarah Daerah (Musda) kemarin yakni antara 6 sampai 8 kursi. Sedangkan soal target kinerja paska pelantikan pengurus baru bakal menyelesaikan target pembentukan Pengurus Kecamatan (PK) ditargetkan selama dua bulan.

"Kemudian dilanjutkan pembentukan pengurus desa dengan target waktu tiga bulan. Karena desa di Sidoarjo cukup banyak," tegasnya.

Sementara harapan dari pengurus baru, Adam berharap bisa mewakafkan diri untuk kepentingan DPD Partai Golkar Sidoarjo dan masyarakat Sidoarjo. Baik jiwa maupun raganya.

"Untuk kebaikan dan kemajuan Sidoarjo pengurus baru harus merelakan waktu dan tenaganya untuk Golkar dan warga Sidoarjo," tandasnya.

Sementara kepengurusan DPD Partai Golkar Sidoarjo periode 2020 - 2025 ini, untuk formasi Ketua Sekretaris dan Bendahara (KSB) yakni Ketua (Adam Rusydi), Sekretaris (Choirul Anam yang tak lain mantan Kades Punggul) dan Bendahara (M Nizar yang tak lain Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sidoarjo). Hel/Waw