Kapolresta Sidoarjo Pimpin Penggrebekan Judi Sabung Ayam di Lebo, Amankan 13 Pelaku


Kapolresta Sidoarjo Pimpin Penggrebekan Judi Sabung Ayam di Lebo, Amankan 13 Pelaku GREBEK - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji memimpin penggerebekan arena judi sabung ayam di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo dan berhasil mengamankan 13 tersangka beserta barang buktinya, Minggu (11/10/2020) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Arena judi sabung ayam di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo, digerebek polisi, Minggu (11/10/2020) sore. Penggerebekan kali ini, dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji didampingi Kabagops AKP Trie Sisbiantoro dan Kasat Sabhara Kompol Sumaryadi.

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan 13 pelaku beserta sejumlah barang buktinya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengaku mendapatkan laporan dari masyarakat, jika di pinggir sungai tepatnya di kebun bambu milik Pendik setiap Sabtu, Minggu dan Senin kerap dijadikan arena judi sabung ayam.

"Berdasarkan laporan itu, hari ini kami melakukan penggerebekan itu," ujar Sumardji, Minggu (11/10/2020) sore.

Kabagops Polresta Sidoarjo, AKP Trie Sisbiantoro menjelaskan dari penggerebekan yang dilakukan petugas gabungan Satuan Reskrim dan Satuan Sabhara Polresta Sidoarjo ini, petugas berhasil mengamankan 13 orang pelaku judi sabung ayam, empat unit motor, dua ayam jago aduan, beberapa buku rekapan, jam dinding, alas arena judi sabung ayam dan uang tunai ratusan ribu.

"Selain mengamankan pelaku, kami juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi penggerekan arena judi ayam itu," ungkapnya.

Usai mendapatkan laporan, kata Trie Sisbiantoro, polisi langsung menindaklanjuti dengan menyelidiki lokasi diteruskan aksi penggerebekan. Dalam pengepungan di TKP, para pelaku judi sabung ayam, tidak ada yang bisa meloloskan diri.

"Di TKP ada 13 orang yang kami amankan. Terdiri 10 pejudi sabung ayam, dua orang bagian pencatat rekapan perjudian dan seorang (pendik) panitia penyedia lahan atau panitia sabung ayam. Sekali taruhan, Pendik mendapatkan bagian 10 persen dari nilai taruhan. Taruhan judi sabung ayam, sekali tarung sampai sebesar Rp 1 juta," jelas Biantoro.

Sementara Pendik mengaku dirinya bukan sebagai panitia perjudian sabung ayam. Menurutnya, para penjudi datang sendiri dari berbagai daerah. Setelah kumpul, langsung menggelar adu ayam dengan taruhan uang.

"Saya bukan panitia. Yang dipakai (arena sabung ayam) itu lahan irigasi sungai, bukan tanah milik saya," akuhnya.

Selain itu, Pendik mengaku jika uang pemotongan hasil judi sebesar 10 persen digunakan untuk uang keamanan yakni untuk seseorang oknum yang mengaku sebagai wartawan dan sekaligus oknum anggota LSM.

"Kalau tak dikasih uang, dia itu terus mengancam. Jadi kami kasih uang untuk keamanan supaya arena kita aman," tandasnya. Hel/Waw