Kakak Ustadz Pelaku Sodomi Terhadap 25 Santri Juga Ditangkap Polisi Karena Perkara yang Sama


Kakak Ustadz Pelaku Sodomi Terhadap 25 Santri Juga Ditangkap Polisi Karena Perkara yang Sama INTEROGASI - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji menginterogasi kakak AH yang tak lain ustadz pelaku sodomi terhadap 25 santrinya karena juga menjadi pelaku sodomi terhadap para santri, Rabu (16/06/2021) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo terus mengembangkan kasus pencabulan (sodomi), yang dilakukan seorang guru ngaji (ustadz) AH kepada 25 santrinya beberapa waktu lalu. Dari hasil pengembangan dan pengakuan korban lainnya, adalagi pelaku yang berbuat tercela.

Satu pelaku sodomi terhadap para santri di sebuah rumah tahfidz Al Qur'an di Sidoarjo itu, tak lain adalah kakak kandung tersangka AH.

"Setelah dilakukan penyelidikan dari kasus sodomi murid ngaji, kami telah menangkap satu lagi pelaku sodomi di rumah tahfidz, yakni ER yang tak lain kakak tersangka AH," ujar Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Wahyudin Latif, kepada republikjatim.com, Rabu (16/06/2021) sore.

Wahyudin Latif menjelaskan penangkapan ER dilakukan setelah ada pengembangan dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah korban. ER kemudian ditangkap di kampung halamannya di kawasan Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah.

"Tersangka ER diduga melakukan aksi pencabulan terhadap sejumlah santrinya di rumah tahfidz Sidoarjo itu. Terhitung, ada tiga korban yang sudah melapor ke polisi. Korban dari tindak asusila ER ada tiga. Semua korban adalah anak-anak dibawah umur," tegasnya.

Sementara dalam aksinya, tersangka ER diketahui mencabuli korbannya berkali-kali. Ada yang dua, tiga hingga lima kali.

"Tersangka juga mengancam korbannya agar aksinya tidak diketahui orang lain," ungkapnya.

Dalam kasus ini, tersangka ER sama juga dengan adik kandungnya yang ditangkap lebih awal yakni AH. Keduanya dijetat pasal 82 Undang-Undang 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Ancaman hukumannya cukup lama. Yakni ancaman hukuman 15 tahun penjara itu," tandasnya. Zak/Yan/Waw