Jenazah Dipenuhi Luka Lebam dan Bekas Sulutan Rokok, Bocah 3 Tahun di Sidoarjo Diduga Tewas Dianiaya Bapak Tiri


Jenazah Dipenuhi Luka Lebam dan Bekas Sulutan Rokok, Bocah 3 Tahun di Sidoarjo Diduga Tewas Dianiaya Bapak Tiri DIAMANKAN - Petugas Polsek Porong mengamankan, DS bapak tiri korban dugaan penganiayaan, RZ (3) yang diduga tewas dianiaya usai hampir dihajar warga, Senin (01/11/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seorang bocah cantik berusia 3 tahun RZ berhasil tragis. Putri Ny WA ini diduga tewas usai dianiaya bapak tirinya, DS alias Uun. Peristiwa tragis ini sempat menggegerkan warga sekitar. Apalagi, kematian korban yang tidak wajar itu, diketahui saat jenazah bocah 3 tahun ini hendak dimandikan.

Salah seorang warga setempat, Cak Mad menceritakan kejanggalan kematian korban diketahui saat dibawa pulang dan hendak dimakamkan di kawasan pemakaman umum Dusun Kedungkampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo.

"Kami curiga karena jenazah korban hendak dimandikan ada sejumlah keganjalan. Diantaranya mata korban tidak terpejam. Kemudian setelah kain kebaya dibuka keseluruhan, betapa kagetnya warga. Karena seluruh tubuh korban banyak luka memar dan bekas sulutan rokok. Di bagian kepala tertutup rambut juga terdapat luka," ujarnya kepada republikjatim.com, Senin (01/11/2021) malam.

Dari sejumlah kejanggalan luka di tubuh korban itu, akhirnya warga memberitahu warga sekitar dan sebagian lapor Bhabinkamtimas Kedungsolo, Aiptu Sunardo. Kebetulan lokasi rumah duka tidak jauh dari rumah Bhabinkamtibmas itu hingga bisa langsung dilaporkan ke Polsek Porong untuk ditindaklanjuti.

"Memang awalnya ditanya soal surat hasil visum. Tetapi bapak tiri korban ini menjawab bahwa surat visum dari RSUD Sidoarjo keluarnya besok pagi. Bapak tiri korban berkelit hingga warga merasa geram langsung dihujani bogeman mentah itu," ungkapnya.

Salah seorang perangkat Desa Kedungsolo, Mashyudi di lokasi menjelaskan korban ini tinggal bersama ibunya bertempat tinggal di Dusun Nyamplung, Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Selama ini, korban tidak tinggal di Dusun Kedungkampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo.

"Berdasarkan informasi yang didapat dari beberapa warga, korban ini ditemukan jatuh dan meninggal di kamar mandi. Setelah dibawa ke RSUD Sidoarjo sudah dalam kondisi meninggal dunia. Korban hendak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Kedungkampil," paparnya.

Sementara Kapolsek Porong Kompol Rochsullulah melalui Kanit Reskrim Iptu Joko Santoso membenarkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan penganiayaan bukan di Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong. Akan tetapi masuk wilayah hukum Polsek Candi.

"Makanya terduga pelaku penganiayaan ini diserahkan ke Polsek Candi untuk ditindak lanjuti," jelasnya.

Sedangkan untuk mengevakuasi terduga pelaku dari amukan massa, petugas terpaksa melibatkan beberapa personel kepolisan di lapangan.

"Kami mengamankan terduga pelaku penganiyaan dari amukan warga yang sudah terlanjur emosi itu bersama petugas kepolisian lainnya," pungkasnya. Yan/Waw