Inilah AKD Terbaru DPRD Sidoarjo, Dua Pimpinan Komisi Berganti Termasuk Ketua Bapemperda dan Ketua BK


Inilah AKD Terbaru DPRD Sidoarjo, Dua Pimpinan Komisi Berganti Termasuk Ketua Bapemperda dan Ketua BK KOCOK ULANG - Ketua DPRD Sidoarjo, Usman menyerahkan hasil paripurna Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terbaru kepada Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi usai sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo bergeser posisi, Rabu (20/04/2022) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah posisi pimpinan dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Sidoarjo berganti. Pergantian rutin selama 2,5 tahun periode kedewanan itu menggeser sejumlah pimpinan dan anggota Komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Sidoarjo.

Perubahan itu, terjadi dalam rapat Paripurna Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (20/04/2022) petang hingga malam itu.

Kedua Komisi yang berubah pimpinan itu adalah Ketua Komisi A dijabat M Dhamroni Chudlori menggantikan Sullamul Hadi Nurmawan yang pindah menjadi anggota Komisi B DPRD Sidoarjo. Selain itu, Ketua Komisi D dijabat Abdillah Nasih mengantikan M Dhamroni Chudlori. Keduanya merupakan politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo.

Selain itu, Ketua Komisi B tetap dijabat Bambang Pujianto dari Fraksi Gerindra dan Ketua Komisi C Suyarno dari Fraksi PDI Perjuangan. Sedangkan Fraksi NasDem-Demokrat tidak mendapat jatah pimpinan AKD.

Kejadian ini sempat menuai protes anggota Fraksi NasDem Demokrat, Agil Efendi. Karena adanya interupsi itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman sempat menskors sidang paripurna itu selama 5 menit. Namun, akhirnya pimpinan dewan memutuskan untuk menolak interupsi itu dan menerima hasil rapat anggota setiap komisi sesuai yang diatur dalam tata-tertib (tatib) DPRD Sidoarjo.

Komposisi Pimpinan AKD DPRD Sidoarjo.

Komisi A, Ketua M Dhamroni Chudlori (PKB), Wakil Ketua A Haris (PAN) dan Sekretaris Warih Andono (Golkar). Komisi B, Ketua Bambang Pujianto (Gerindra) Wakil Ketua Sudjalil (PDI Perjuangan) dan Sekretaris Arief Bachtiar (Golkar). Komisi C, Ketua Suyarno (PDIP), Wakil Ketua Anang Siswandoko (Gerindra) dan Sekretaris M Rojik (PKB). Komisi D, Ketua Abdillah Nasih (PKB) Wakil Ketua Kasipah (PDI Perjuangan) dan Sekretaris Bangun Winarso (PAN).

Sementara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang sebelumnya dipimpin Sudjalil, kini dialihkan dijabat Adhy Samsetyo (PAN) yang didampingi Deny Haryanto (PKS). Kemudian untuk Ketua Badan Kehormatan (BK) dipindahtangan dari M Nizar (Golkar) kepada Ainun Jariyah (PKB).

Berdasarkan datanya, komposisi AKD ini PKB mendapatkan tujuh pimpinan AKD, PDI Perjuangan tiga posisi, Gerindra dua posisi, PAN tiga posisi, Golkar dua posisi, PKS satu posisi. Sedangkan Fraksi Nasdem-Demokrat justru kehilangan dua posisi yang sebelumnya ditempati.

"Kami mohon kebijakan pimpinan soal pembagian AKD ini. Karena sebelumnya kami usulkan agar ibu Nur Hendriyati Ningsih bisa ditempatkan sebagai Sekretaris Komisi C. Apalagi beliau sebagai Ketua DPC Partai Nasdem Sidoarjo," ujar anggota Fraksi Nasdem Demokrat, Agil Efendi di sela paripurna.

Karena adanya interupsi Fraksi Nasdem Dsmokrat itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman sempat menskors sidang paripurna tersebut selama 5 menit. Namun akhirnya pimpinan dewan memutuskan untuk menolak interupsi itu dan menerima hasil rapat anggota setiap komisi sesuai yang diatur dalam tata tertib (tatib) dewan.

Sementara dalam kocok Ulang AKD itu mantan Ketua DPRD Sidoarjo periode 2014-2019, Sullamul Hadi Nurmawan bergeser dari Ketua Komisi A menjadi anggota Komisi B.

"Saya apa kata partai saja dalam penempatan posisi AKD ini," tandas pria yang akrab disapa Gus Wawan sekaligus politisi PKB asal Sukodono ini. Hel/Waw