Halal Bihalal Santri Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang, Pesan Gus Muhdlor Santri Tidak Boleh Minder


Halal Bihalal Santri Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang, Pesan Gus Muhdlor Santri Tidak Boleh Minder HALAL BIHALAL - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor yang akrab disapa Gus Muhdlor memberi wejangan kepada para santri Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang agar memiliki pribadi yang percaya diri di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (13/04/2022) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang akrab disapa Gus Muhdlor memberi wejangan kepada para santri Ponpes Darul Ulum Rejoso, Kecamatan Peterongan, Jombang agar memiliki pribadi yang percaya diri. Pesan ini untuk memotivasi para santri agar tidak merasa rendah diri atau inferior dan atau bahkan minder.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri halal Bihalal sekaligus santunan anak yatim yang digelar Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso ( Ikappdar) Peterongan Jombang di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (13/04/2022) malam.

Kegiatan yang dihadiri Pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang, KH Cholil Dahlan ini diikuti ratusan santri Ponpes Darul Ulum dari Sidoarjo.

Dalam sambutan Gus Muhdlor mengatakan tidak sedikit santri yang mampu menduduki jabatan penting dan strategis di negeri ini. Mulai presiden sampai kepala daerah. Hal ini seperti dirinya yang juga pernah menjadi santri di beberapa pesantren.

"Jangan merasa inferior (minder). Karena tidak ada jabatan yang tidak mampu disandang santri. Presiden pernah, Wapres pernah, menteri banyak, gubernur banyak dan bupati juga sangat banyak," ujar Gus Muhdlor.

Selain itu, Bupati muda alumni Fisip Unair Surabaya ini menjelaskan banyak kiai besar Sidoarjo lahir dari Ponpes Darul Ulum. Seperti KH Soleh Khosim, KH Khozin maupun KH Mujib. Untuk menjadi seperti itu, santri diminta memiliki keinginan kuat untuk mencapainya. Oleh karenanya, Gus Muhdlor berpesan untuk tidak minder menjadi santri.

"Apalagi mau dianggap remeh sebagai kaum sarungan. Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada pos yang tidak bisa dimasuki kalau santri memiliki keinginan kuat untuk mengisinya. Jangan pernah minder jadi santri. Santri jangan mau dipandang remeh sebagai kaum sarungan saja. Kalau presiden saja santri, jabatan apa yang tidak bisa," tandas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini kepada santri yang disambut tepuk tangan seluruh santri yang hadir. Hel/Waw