Gus Muhdlor - Subandi Siapkan Sentra UMKM di Setiap Kecamatan Hingga Kredit Lunak


Gus Muhdlor - Subandi Siapkan Sentra UMKM di Setiap Kecamatan Hingga Kredit Lunak TAS EKSPOR - Cabup Sidoarjo 2020, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) berdialog dengan perajin tas kertas yang sudah ekspor di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Sidoarjo kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) - Subandi menyiapkan sejumlah program untuk membangkit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo. Selain menyiapkan lahir dan berkembangnya UMKM baru juga menyiapkan program 20.000 UMKM Naik Kelas.

Karena itu, dalam menunjang program itu, Paslon nomor urut 2 yang diusung PKB ini bakal membangun pusat kewirausahaan (sentra UMKM) di setiap kecamatan. Selain itu, menyiapkan stimulus modal dengan sistem kredit lunak.

Tujuannya, untuk melahirkan banyak pengusaha baru, sekaligus sebagai sarana memastikan sejumlah UMKM di Sidoarjo bisa naik kelas. Bahkan bisa menghindarkan UMKM dari pinjaman modal ke rentenir (bank titil).

"Dari sekitar 208.000-an UMKM di Sidoarjo, selama ini banyak yang jalan di tempat. Kendalanya, mereka terhambat permodalan, bantuan teknologi, hingga tidak memiliki jaringan ke industri besar. Padahal, UMKM mampu menyerap tenaga kerja hingga 90 persen dari seluruh angkatan kerja baik di daerah pu dalam skala nasional," ujar Cabup Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Selasa (27/10/2020).

Alumnus Fisip Unair Surabaya ini menjelaskan pusat kewirausaaan di setiap kecamataman itu bakal memfasilitasi semua kebutuhan seluruh warga di sejumlah kampung yang ingin berwirausaha. Pusat kewirausahaan itu bakal memfasilitasi mulai permodalan, perizinan, teknologi produksi, manajemen keuangan hingga pemasarannya.

"Jadi di pusat kewirausahaan itu, pendampingannya lengkap mulai nol hingga target pasar produk UMKM itu," tegasnya.

Jika dibutuhkan, kata Alumnus SMAN 4 Sidoarjo ini, juga bakal dilengkapi pelatihan digital. Hal ini agar pemasaran UMKM Sidoarjo, tidak hanya dikenal secara lokal saja. Akan tetapi juga membangun skema pemasaran berskala global melalui platform pemasaran digital itu.

"Kami juga bakal membantu dengan menyadiakan kredit lunak malalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Daerah agar pelaku UMKM terhindar dari rentenir. Dengan bantuan modal usaha lunak dan dibangunnya pusat kewirausahaan ini diharapkan 20.000 UMKM yang ada di Sidoarjo lebih maju. Tentu juga bakal naik kelas sesuai jenis usahanya masing-masing," tandas Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini. Hel/Waw