Gus Muhdlor - Subandi Siap Bangun Komunikasi Eksekutif dan Legislatif yang Harmonis


Gus Muhdlor - Subandi Siap Bangun Komunikasi Eksekutif dan Legislatif yang Harmonis SILATURRAHMI - Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Terpilih, Ahmad Muhdlor Ali dan Subandi (Gus Muhdlor - Subandi) bersilaturrahmi dengan anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo di ruang paripurna, Rabu (13/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo terpilih, Ahmad Muhdlor Ali dan Subandi (Gus Muhdlor - Subandi bersilaturrahmi dan berdialog dengan anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo, Rabu (13/01/2021).

Dalam silaturrahmi itu, Gus Muhdlor - Subandi berharap tidak ada kebuntuhan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PKB ini berharap terjalin hubungan yang harmonis antara Pemkab dan DPRD Sidoarjo.

"Kami sudah bersilaturrahmi ke semua stakeholder, mulai Kejaksaan, Polresta dan Kodim 0816 Sidoarjo. Sekarang waktunya bersilaturrahmi ke DPRD. Melalui silaturrahmi ini ke depan terjalin komunikasi yang harmonis antara legislatif (DPRD) dan eksekutif (Pemkab) Sidoarjo. Agar tidak ada lagi komunikasi yang buntuh dalam membangun Sidoarjo ke depan," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Rabu (13/01/2021) di ruang paripurna DPRD Sidoarjo.

Kendati demikian, kata Alumnus Fisip Unair Surabaya ini, legislatif (dewan) harus tetap kritis. Baginya kritisnya anggota dan pimpinan dewan itu dibutuhkan. Asalkan, tujuannya untuk kemaslatan dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo. Baginya, kritisnya dewan itu menutup kebuntuhan agar Selisih Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tidak besar.

"Makanya, kami membuka komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif. Kami bakal merangkul semua stakeholder dan Forkopimda Sidoarjo," tegas Gus Muhdlor.

Wakil Bupati Sidoarjo Terpilih, Subandi mengaku silaturrahmi ini untuk membangun koordinasi dan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Karena itu, pihaknya mengawali dengan bersilaturrahmi ke DPRD Sidoarjo itu.

"Kalau ada kesulitan komunikasi itu kesalahan Wakil Bupati. Selama jadi Ketua Komisi A dan Banggar setahun, saya memahami keinginan teman-teman fraksi. Insyaallah saya sudah pegang kuncinya. Jadi kemungkinan nggak ribet (tidak ruwet). Karena komunikasi dan koordinasi dengan dewan saya yang di lapangan. Karena saya sudah setahun kuliah di dewan," jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Sidoarjo, Usman menegaskan jika silaturrahmi itu untuk menjalin komunikasi awal antara Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Terpilih 2020. Bahkan pertemuan itu, merupakan inisiatif dari Bupati dan Wakil Bupati Terpilih.

"Kami berharap dengan komunikasi awal yang baik, bakal menjalin sinergi antara Pemkab dan DPRD Sidoarjo sebagai mitra dalam membangun Sidoarjo ke depan," tandasnya. Hel/Waw