Gus Muhdlor Dukung Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng di Sidoarjo


Gus Muhdlor Dukung Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng di Sidoarjo PASAR MURAH - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menggelar operasi Pasar Murah di halaman PG-RA, Al Ahmad JL Yos Sudarso, Sidoarjo, Rabu (06/01/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dalam menurunkan harga minyak goreng melalui operasi pasar komoditas itu di Sidoarjo.

Dalam operasi pasar yang dilaksanakan di halaman PG-RA, Al Ahmad JL Yos Sudarso, Kecamatan Sidoarjo, Pemprov Jatim menggelontorkan 1.200 liter minyak goreng (Migor) yang dijual seharga Rp 12.000 per liter.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi langkah Pemrov Jatim dalam upaya menurunkan minyak goreng yang belakangan ini melambung tinggi hingga mencapai Rp 20.000 per liter.

"Saya mewakili warga Sidoarjo berterima kasih atas perhatian Ibu Gubernur dan Pemprov Jatim yang menggelar pasar murah di Sidoarjo. Ini sebagai langkah positif untuk membantu warga khususnya pedagang kecil yang merasakan dampak dari naiknya harga berbagai komoditas. Salah satunya minyak goreng ini," ujar Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor di sela mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau operasi pasar minyak goreng murah di Sidoarjo, Kamis (06/01/2022).

Untuk memastikan operasi pasar ini tepat sasaran, Pemkab Sidoarjo membatasi pembelian maksimal 2 liter per orang dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian.

"Harga minyak goreng itu, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran," tegasnya.

Sementara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan sejak tanggal 17 Desember 2021 lalu, Pemprov Jatim telah mendistribusikan minyak goreng bersubsidi sebanyak 73.000 liter. Bulan ini ada tambahan 2.000 liter.

"Pemprov Jatim memberikan subsidi sebesar Rp 2.000 per liter dari harga pasaran Rp 14.000 per liter sehingga harga jual ke konsumen hari ini Rp 12.000 per liter," papar Khofifah.

Selain itu, operasi pasar murah seperti ini diharapkan bisa segera menurunkan harga minyak goreng di pasaran.

"Targetnya, minggu depan harga minyak goreng di konsumen maksimal sebesar Rp 14.000," tandasnya. Hel/Waw