Gus Muhdlor Cek dan Salurkan Langsung Bansos serta Pelaksanaan Vaksinasi


Gus Muhdlor Cek dan Salurkan Langsung Bansos serta Pelaksanaan Vaksinasi BANTUAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menyerahkan bansos untuk warga tiga desa di Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Kamis (28/10/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 untuk warga dipantau langsung Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Bahkan Bupati muda yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini menyerahkan sendiri bansos itu ke warga yang berhak.

Hal itu, seperti yang dilakukan di tiga desa di Kecamatan Krembung. Diantaranya, Desa Waung, Desa Kedungrawan dan Desa Cangkring.

Gus Muhdlor mengatakan kehadirannya untuk memastikan Bansos diterima warga tepat sasaran. Terutama masyarakat menengah ke bawah. Dirinya meminta warga untuk melapor jika belum menerima Bansos yang disalurkan.

"Laporan itu bisa melalui perangkat desa masing-masing," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Kamis (28/10/2021).

Selain itu, Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini meminta warga tidak memiliki pikiran jelek jika belum mendapatkan Bansos. Apalagi, sumber Bansos dari bermacam-macam anggaran. Mulai dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

"Warga tidak perlu kuatir tidak mendapatkan bansos kalau memang berhak. Kalau ada rumah tidak pernah mendapatkan Bansos, sampaikan ke Pak Lurah atau Kades, nanti saya kirim langsung," imbuhnya.

Gus Muhdlor meminta warga tidak sungkan jika memang belum mendapat Bansos. Laporan seperti itu akan segera ditindaklanjuti. Menurutnya, informasi itu sudah menjadi tugas Bupati maupun Camat sebagai pelayan masyarakat.

"Tidak tidak perlu sungkan ke Pak Camat, Pak Lurah dan Pak Kades karena kami (bupati dan wakil bupati) maupun Pak Camat semua sebenarnya tugasnya melayani masyarakat," tegasnya.

Sementara Gus Muhdlor yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini meminta para Kepala Desa untuk kembali memvalidasi data warga yang berhak menerima Bansos Covid-19. Hal ini penting agar Bansos yang terima agar dapat merata di masyarakat.

"Selain itu, untuk menepis anggapan penerima Bansos selama ini hanya orang-orang itu saja. Kami berpesan ke masyarakat untuk ikut vaksin Covid-19. Vaksin dapat melindungi masyarakat dari virus. Survei membuktikan 92 persen warga yang meninggal akibat Covid-19 belum divaksin. Orang yang sudah divaksin, meninggal akibat Covid-19 hanya 8 persen. Tugas memastikan vaksin ini selesai agar semua sehat dan normal," tandasnya. Hel/Waw