Gus Muhdlor Beberkan Visi, Misi dan Program Prioritas di Hadapan OPD dan Akademisi Sidoarjo


Gus Muhdlor Beberkan Visi, Misi dan Program Prioritas di Hadapan OPD dan Akademisi Sidoarjo PAPARAN - Bupati Sidoarjo Terpilih, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memaparkan visi dan misinya dalam acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 di Fave Hotel, Sidoarjo, Selasa (23/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo Terpilih, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memaparkan visi, misi, dan program prioritas dalam membangun Sidoarjo dihadapan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Hal itu disampaikan Gus Muhdlor dalam acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 di Fave Hotel, Sidoarjo, Selasa (23/02/2021).

Dalam paparan itu, Gus Muhdlor didampingi Wakil Bupati Terpilih, Subandi, Sekda Sidoarjo, Ahmada Zaini dan Kepala Bappeda Pemkab Sidoarjo, Heri Soesanto. Dalam paparan itu, Gus Muhdlor menyampaikan visi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021 - 2026 yakni Terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang Sejahtera, Maju, Berkarakter, dan Berkelanjutan.

Sedangkan untuk mencapai visi itu, Gus Muhdlor menyiapkan 5 misinya. Diantaranya, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan tangkas melalui digitalisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemudahan berusaha, membangkitkan pertumbuhan ekonomi fokus pada kemandirian lokal berbasis usaha mikro, koperasi, pertanian, perikanan, sektor jasa dan industri untuk membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi kemiskinan.

"Termasuk membangun infrastruktur ekonomi dan sosial modern dan berkeadilan dengan memerhatikan keberlanjutan lingkungan, membangun SDM unggul dan berkarakter melalui peningkatan akses pelayanan bidang pendidikan, kesehatan serta kebutuhan dasar lainnya serta mewujudkan masyarakat religius yang berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan mampu menjaga kerukunan sosial antarwarga," ujar Gus Muhdlor.

Selain itu, lanjut Alumnus Fisip Unair Surabaya ini di dalam visi dan misi itu terkandung 17 program prioritas. Ke 17 program itu diharapkan bisa segera dieksekusi. Apalagi, ke 17 program prioritas itu merupakan komitmen pembangunannya sebagai Bupati Sidoarjo yang sudah digaungkan sejak masa kampanye Tahun 2020 kemarin.

"Meski RKPD Tahun 2021 telah dirancang dan diatur tahun kemarin, kami berharap sedapat mungkin 17 program prioritas mulai diadopsi tahun ini. Selanjutnya, baru 17 program prioritas dilaksanakan secara utuh di Tahun 2022," imbuh Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini.

Ke 17 program prioritas Gus Muhdlor - Subandi itu, diantaranya 100.000 lapangan pekerjaan baru, BPJS kesehatan gratis, gratis makanan setiap hari untuk warga miskin, 10.000 beasiswa kuliah, insentif plus guru ngaji dan guru agama, modal usaha mikro perempuan, Rp 6 juta operasional RT per tahun, 20.000 UMKM naik kelas, dan penataan kota dan transportasi terpadu urai kemacetan.

Selain itu, meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan dan kader posyandu, meningkatkan kesejahteraan GTT, guru swasta, dan tenaga honorer, pendirian Youth Center, 2.000 warung rakyat direnovasi, meningkatkan ADD untuk desa sejahtera, 24 jam pengaduan rakyat respons cepat, reformasi perizinan untuk bisnis kondusif dan perluas RTH, revitalisasi sungai serta revolusi manajemen sampah.

"Sekarang yang dibutuhkan masyarakat aksi nyata. Maka perlu secepat mungkin mengeksekusi ke 17 program itu. Kami minta RKPD ini harus menguatkan RPJMD meski saat ini RPJMD belum keluar. Karena RKPD ini mengantarkan visi misi kami saat kampanye yakni merealisasikan 17 program Sidoarjo Maju Aman dan Sejahtera (MAS) itu," tegasnya.

Gus Muhdlor merinci dari 17 program Sidoarjo MAS itu ada program pemulihan ekonomi di masa pandemi dan membuka 100.000 lapangan kerja. Apalagi, dalam RKPD fokusnya pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19 dan tidak lepas dari meningkatkan pelayanan kesehatan. Maka bersinergi dengan program BPJS Kesehatan gratis.

"Begitu juga membuka 100.000 lapangan kerja baru tidak berdiri sendiri. Misalnya ada program 20.000 UMKM naik kelas. Keberhasilan program ini akan membuka peluang lapangan kerja baru itu. Kami minta sinergi yang baik antara eksekutif dengan legislatif untuk mendorong percepatan investasi. Karena proses perizinan akan dipermudah. Kami merancang RKPD sampai RPJMD harus baik agar tidak ada kegagalam dalam merealisaikan program," jelas Alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Wakil Bupati Terpilih, Subandi menilai kunci keberhasilan pembangunan membangun komunikasi politik yang baik antara eksekutif dan legislatif. Hubungan itu, akan mendorong pembangunan berjalan dengan baik.

"Arah pembangunan ke depan fokus pada pelayanan masyarakat. Sebanyak 17 program MAS ini bisa terealisasi bergantung jajaran OPD dan Sekda," pintahnya.

Sementara Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono yang hadir dalam RKPD Tahun 2022 Pemkab Sidoarjo konsentrasi pada percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Ada lima fokus untuk mempercepat pemulihan ekonomi Sidoarjo. Yakni pelayanan dasar, Industri, perdagangan, Investasi dan Infrastruktur publik.

"Kami menilai forum konsultasi publik RKPD Tahun 2022 ini menjadi penting karena bisa mempengaruhi hasil kinerja. Sekitar 60 persen berpengaruh pada sistem. Jalau salah dalam perencanaan kegiatan akan berpengaruh pada hasil kerja. Termasuk dalam pelaksanaan harus konsisten," tandasnya. Zak/Hel/Waw