Gudang Produsen Tinner di Safe Lock Lingkar Timur Terbakar, 2 Karyawan Luka Bakar Serius Dilarikan RSUD


Gudang Produsen Tinner di Safe Lock Lingkar Timur Terbakar, 2 Karyawan Luka Bakar Serius Dilarikan RSUD PADAMKAN - Sejumlah petugas Pemadam Kebakaran (PMK) berusaha memadamkan api yang membakar empat gudang tinner yang ada di komplek pergudangan Safe Lock JL Raya Lingkar Timur, Sidoarjo, Minggu (03/07/2022) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebakaran hebat kembali terjadi di komplek pergudangan Safe Lock yang terletak di JL Raya Lingkar Timur, Desa Rangkah Kidul, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Minggu (03/07/2022) malam. Dalam kebakaran itu, api diduga berasal dari Blok V2 yakni PT Multi Colour Indonesia (PT MCI) yang memproduksi Tinner.

Selain itu, dalam kebakaran hebat itu juga terdapat dua korban yang mengalami luka bakar hingga 90 persen. Kedua korban itu adalah MI (28) pegawai PT MCI warga Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo dan RK (22) warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

Kedua korban yang saat kebakaran berada di dalam gudang ini langsung dilarikan ke rumah sakit umum terdekat. Kedua korban dilarikan ke RSU Jasem, Sidoarjo.

Tidak hanya itu, merupakan yang membakar sekitar empat sampai lima bangunan itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Apalagi, hampir seluruh gudang dan isinya ludes terbakar.

"Sejak kebakaran warga sekitar sempat mencari keberadaan awal asap dan api yang memicu kebakaran itu. Tapi sebagian warga menjadikan kebakaran itu sebagai tontonan. Kejadiannya sejak pukul 18.00 WIB. Awalnya terdengar suara ledakan dari salah satu komplek pergudangan," ujar saksi, Pujo yang juga di lokasi kejadian itu.

Menurut Pria 29 tahu ini, dirinya awalnya berjalan santai sambil menyalakan lampu jalan di depan komplek pergudangan Safe.Lock Blok V2. Namun mendadak terdengar suara ledakan yang berasal dari dalam gudang PT MCI yang memproduksi Tinner itu.

"Bersamaan ledakan tiga kali itu, kami mendengar ada suara pegawai yang berteriak meminta tolong. Kemudian saya menolong korban yang ternyata di dalam gudang ada dua pegawai PT MCI," ungkapnya.

Seketika itu, sejumlah saksi lainnya AP (55) Satpam Pergudangan Safe Lock warga Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan memanggil ambulance dan mengevakuasi kedua korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Jasem, Sidoarjo.

"Kami langsung mengevakuasi kedua korban karena keduanya mengalami kebakaran serius di sekujur tubuhnya," tegasnya.

Petugas kebakaran Sidoarjo dibantu warga setempat memadamkan kobaran api yang terus membumbung tinggi akibat tiupan angin kencang itu.

Sementara Kabid Damkar (PMK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo, Nawari menegaskan angin kencang menyebabkan petugas kesulitan memadamkan api yang terus membesar. Akibatnya, kebakaran yang awalnya membakar satu gudang merembet keempat gudang lain di sekitarnya.

"Untuk memadamkan kobaran api, kami mengerahkan sembilan unit mobil PMK milik Pemkab Sidoarjo. Kebakaran sulit dipadamkan juga karena ledakan dari drum berisikan tinner. Itu membuat petugas kesulitan menguasai api," ungkapnya.

Selain itu, kata mantan Kabid Pasar, Disperindag Pemkab Sidoarjo ini memastikan untuk sementara kebakaran diduga disebabkan karena adanya korsleting (hubungan arus pendek) aliran listrik yang ada di dalam gudang itu. Korsleting terjadi saat para karyawan sedang bekerja di gudang itu.

"Untuk memadamkan api yang terus berkobar, kami terpaksa menggunakan campuran kimia khusus. Setelah 3 jam petugas berhasil menguasai dan memadamkan api yang berkobar. Untuk dua karyawan yang mengalami luka bakar dirujuk ke RSUD Sidoarjo," tandasnya. Zak/Waw