GP Ansor, Banser dan PAC PKB Satu Tekad Satu Barisan Menangkan Gus Muhdlor - Subandi di Pilkada Sidoarjo


GP Ansor, Banser dan PAC PKB Satu Tekad Satu Barisan Menangkan Gus Muhdlor - Subandi di Pilkada Sidoarjo SATU TEKAD - Puluhan pengurus Ansor, Ketua PAC dan Satkoryon Banser se Sidoarjo menggelar konsolidasi satu tekad untuk memenangkan Paslob Gus Muhdlor - Subandi saat acara di Taman Pinang Indah (TPI) Sidoarjo, Sabtu (17/10/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Satkoryon Banser dan jajaran Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB Sidoarjo menguatkan tekad dan satu barisan untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) - Subandi. Satu tekad dan satu barisan itu, terungkap dalam konsolidasi yang digelar di rumah Imam Rahmad di Perumahan Taman Pinang Indah (TPI) Sidoarjo, Sabtu (17/10/2020) malam.

Dalam konsolidasi ini, tidak hanya dihadiri Cabup Sidoarjo nomor urut 2, Gus Muhdlor yang diusung PKB. Akan tetapi juga dihadiri Ketua GP Ansor, Sidoarjo, Rizza Ali Faizin yang juga Sekretaris Fraksi PKB DPRD Sidoarjo. Selain itu, juga dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo, Usman yang juga menjabat Ketua DPAC PKB Kecamatan Sedati.

"Sekarang sudah tidak ada alasan, bagi teman-teman seperjuangan untuk tidak menjadi satu tekad dan satu barisan untuk memenangkan Gus Muhdlor - Subandi. Karena memang Paslon ini yang diberangkatkan partai kami (PKB)," ujar Ketua DPAC PKB Sedati, Usman kepada republikjatim.com, Sabtu (17/10/2020) malam.

Bagi Usman yang juga Ketua DPRD Sidoarjo ini, alasan Nahdlatul Ulama (NU) mendirikan PKB adalah sebagai wadah aspirasi bagi warga NU dan banomnya dalam kebijakan politik. Harapannya, melalui PKB itu bisa memperjuangkan aspirasi politik warga NU dan Banomnya. Sekaligus agar bisa memberi manfaat terhadap warga NU.

"Aspirasi semua, berharap agar Sidoarjo tetap dipimpin orang-orang PKB. Karena itu, NU dan seluruh Banomnya harus satu tekad dan bersatu. Bahwa Sidoarjo harus tetap hijau. Caranya harus bertekad memenangkan Gus Muhdlor - Subandi dalam Pilkada Sidoarjo 9 Desember 2020 ini," imbuhnya.

Politisi senior PKB ini memaparkan jika di Sidoarjo ini ibarat bangunan PKB sudah terbangun sekian lama. Bahkan bangunan diperjuangkan mulai dari nol sampai jadi bangunan megah sekarang ini.

"Nah, sekarang jangan sampai bangunan megah ini berubah hanya karena ganti penghuni. Apalagi sampai berubah warna dan berubah aturan. Kalau itu terjadi maka akan mengakibatkan kurangnya kemanfaatan bagi warga NU di Sidoarjo. Kami berharap pendopo tetap hijau dan dipimpin orang-orang Ahlussunnah Wal Jamaah," tegasnya.

Sementara Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, saat ini Ansor maupun Banser sudah satu barisan dan satu komando siap memenangkan Gus Muhdlor - Subandi agar bisa menuju kursi Pendopo Delta Wibawa.

"Ansor dan Banser sudah satu barisan, satu tekad dan satu komando agar pendopo tetap hijau," tandas Sekretaris Fraksi PKB DPRD Sidoarjo ini. Zak/Waw