Gasmi Munggu Ponorogo Peduli : Jika Sakit Datang Tak Ada Manusia Yang Digdaya dan Sakti


Gasmi Munggu Ponorogo Peduli : Jika Sakit Datang Tak Ada Manusia Yang Digdaya dan Sakti GASMI PEDULI - Kang Gufron Al Fuadi didampingi seniornya Kang Rusman saat menyampaikan amanat yang berupa bantuan uang tunai kepada Santoso warga Dusun Sumberjo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jumat (01/10/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Para pendekar NU dari perguruan Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (Gasmi) Ranting Munggu mengunjungi salah satu anggota seperguruan yang menderita sakit. Mereka merasa senasib.

Karena itu, anggota yang sakit harus diberi semangat. Gasmi Peduli ini menyerahkan bantuan kepada Kang Santoso warga Dusun Sumberjo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo yang sudah lebih tiga bulan menderita sakit.

Kang Gufron Al Fuadi yang didampingi Kang Rusman dan Kang Anam saat menjenguk anggota yang sakit mengatakan dirinya bersama anggota Gasmi Ranting Munggu sudah melakukan istighotsah untuk kesembuhan Kang Santoso. Yakni agar segera sehat bisa berkumpul teman-teman lagi.

"Kali ini kami juga menyampaikan amanat dari teman-teman Gasmi yang berupa bantuan uang tunai kepada Kang Santoso," ujar Kang Gufron kepada republikjatim.com, Jumat (01/10/2021).

Sedangkan salah satu pengurus Ranting Gasmi Munggu, Rusman mengingatkan bantuan itu agar tidak dilihat jumlahnya. Namun harus dianggap sebagai bentuk kebersamaan solidaritas dan penyemangat.

"Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman yang sudah mempercayakan amanatnya untuk Kang Santoso. Ini rasa kebersamaan dan Kang Santoso harus semangat sembuh," pintahnya.

Sementara Santoso mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian teman- teman dan minta didoakan agar cepat sembuh. Santoso berpesan sangat mendalam dan penuh pesan moral.

"Kang-Kang (sapaan warga Gasmi) semuanya saya tidak bisa menahan air mata. Ketika saya mendengar anggota Gasmi mendoakan saya untuk sembuh. Ternyata kalau sakit datang atau penyakit ada di tubuh sungguh tidak ada di dunia ini orang yang sakti dan digdaya atau sakti. Hanya Allah SWT yang selalu kita sebut-sebut maha digdaya," pungkas Santoso. Mal/Waw