Gagal Mendahului Truk dari Kiri, Penumpang Motor Honda CBR Tewas Dibonceng Putranya yang Masih Pelajar


Gagal Mendahului Truk dari Kiri, Penumpang Motor Honda CBR Tewas Dibonceng Putranya yang Masih Pelajar OLAH TKP - Sejumlah anggota Unit Lantas Polsek Balongbendo dan Polresta Sidoarjo saat melaksanakan olah TKP di lokasi kecelakaan motor CBR bersenggolan dengan truk di JL Raya Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Kamis (22/07/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur utama JL Mojokerto - Surabaya tepatnya di timur Gardu Induk PLN Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo, Kamis (22/07/2021). Dalam kecelakaan ini, seorang bapak meninggal dunia saat dibonceng putranya usai motornya oleng usai bersenggolan dengan truk.

"Korban yang meninggal di lokasi kejadian adalah penumpang motor besar Honda CBR. Status korban adalah bapak dari pelajar yang memboncengnya," ujar Kanit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono kepada republikjatim.com, Kamis (22/07/2021).

Sugeng menduga kecelakaan itu, disebabkan karena kurang hati-hatinya pengendara motor. Apalagi, pengendara motor Honda CBR 150 bernopol S 6428 NAA dikemudikan remaja yang masih pelajar Ilyasa Dwi Saputra (14) warga Dusun Wonokayun, Desa Wonokarang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo berboncengan dengan ayahnya Djoko Suyono (51). Motor korban gagal mendahului truk bernopol W 8925 DY yang dikemudikan Wiknyo (42) warga Desa Sumur Cinde, Kecamatan Soko, Tuban yang melaju di depannya yakni dari arah barat (Mojokerto) menuju timur (Surabaya).

"Saat mau menyalip (mendahului) itu, tepat di tempat kejadian perkara motor korban menyerempet bagian bak truk sebelah kiri hingga pengendara motor moge Honda CBR 150 tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dan terjatuh hingga yang dibonceng meninggal dan pelajar yang mengendalikan laju motor terluka," tegasnya.

Sementara kata Sugeng, pengendara motor Honda CBR hanya mengalami luka lecet tangan kanan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Anwar Medika Balongbendo. Diperkirakan kerugian materiil dalam kecelakaan itu sebesar Rp 300.000.

"Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah TKP dengan mencari dan menyita barang bukti. Selain itu, mencari sejumlah keterangan para saksi serta permohonan visum korban. Kasus kecelakaan ini ditangani Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tandasnya. Zak/Hel/Waw