Dikenal Sabar, Ketua MWC NU Balongbendo Kehilangan Sosok Risul Aini Sekretaris Muslimat yang Berpulang


Dikenal Sabar, Ketua MWC NU Balongbendo Kehilangan Sosok Risul Aini Sekretaris Muslimat yang Berpulang TAKZIAH - Ketua MWC NU Balongbendo KH Abdul Rohman dan handa taulan saat prosesi pemberangkatan jenazah almarhum Risul Aini di rumah duka, Senin (01/08/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar duka meninggalnya Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Balongbendo, Ny Risul Aini meninggalkan duka mendalam. Duka mendalam itu bukan hanya datang dari para guru maupun pengurus Yayasan Nurul Huda.

Namun juga dari pengurus MWC NU Balongbendo dan banom-banomnya juga merasa kehilangan sosok almarhumah yang dikenal sabar dan taat ibadah itu.

Ketua MWC NU Balongbendo, KH Abdul Rochman merasa terpukul dan tidak menyangka wafatnya Risul Aini karena sakit yang diderita dalam beberapa hari terakhir. Apalagi, KH Abdul Rochman belum sempat mendengar jika almarhumah sempat dirawat di rumah sakit sejak beberapa hari terakhir.

"Saya mengenal almarhumah (Risul Aini) sebagai orang yang sangat baik. Selain itu, almarhumah juga taat ibadah. Bahkan almarhum hormat pada para kiai. Termasuk dikenal takwa, solehah dan punya tanggung jawab besar pada dunia pendidikan. Bahkan bisa membimbing para guru dan murid-muridnya dengan sabar dan telaten," ujar KH Abdul Rochman kepada republikjatim.com, Senin (01/08/2022).

Karena itu, lanjut pria yang akrab disapa Kiai Dur ini dirinya bersaksi jika Risul Aini merupakan orang baik, amanah, tanggung jawab, dermawan dan tawadu' dengan kiai.

"Semoga semua amalan beliau diterima Allah SWT dan menjadi husnul khotimah," ungkapnya.

Kebaikan almarhumah, kata Ketua Yayasan Raden Rahmat ini salah satunya saat sakit tidak dirasakan. Kewajiban dalam menanggung pengembangan dunia pendidikan yang dinaungi dilakukan dengan sabar, telaten dan ikhlas. Bahkan almarhumah tidak mau meninggalkan tanggung jawabnya.

"Semoga ketiga anak-anaknya yang ditinggalkan bisa menjadi pewaris dan penerus perjuangan almarhumah," pintahnya.

Sementara KH Abdul Rohman menilai almarhumah, bukan hanya aktif sebagai Kepala Sekolah MI Nurul Huda Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo. Tetapi juga aktif dalam sejumlah kegiatan yang digelar PCNU Sidoarjo.

"Hikmahnya, semua bisa menjadi introspeksi diri. Umur milik Allah SWT, kalau Allah berkehendak kita tidak mampu menolaknya," jelasnya.

Indikator kebaikan almarhumah lainnya, lanjut Abdul Rohman para petakziah ramai dan berdatangan ke rumah duka.

"Semoga suami almarhumah juga diberi ketabahan. Mudah-mudahan suami dan anak-anak almarhum hidupnya ditata Allah SWT," pungkasnya. Zak/Waw