Dikenal Humoris, Pria Tanpa Identitas yang Tewas di Pintu Air Sungai Rolak 9 Anggota GBLM


Dikenal Humoris, Pria Tanpa Identitas yang Tewas di Pintu Air Sungai Rolak 9 Anggota GBLM PEMAKAMAN - Prosesi pemakaman jenazah anggota GBLM, Eko Saputra warga Dusun Jabon, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dess setempat, Kamis (13/05/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Identitas jenazah pria tanpa identitas yang tewas mengapung di Sungai Rolag Songo akhirnya terungkap. Dia adalah Eko Saputro warga Dusun Jabon, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Hasil identifikasi jenazah pria yang mengenakan jaket hitam yang terapung tepat di bawah jembatan pintu air Rolag 9 itu, akhirnya selesai diidentifikasi oleh tim Forensik Rumah Sakit Umum Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.

Keluarga mengetahui identitas korban usai mendatangi Polsek Tarik untuk menggali informasi keberadaan korban yang sepekan terakhir ini tidak pulang ke rumah. Dari hasil yang diperoleh, korban memiliki ciri-ciri yan mirip dengan korban. Pihaknya pun langsung memastikan mendatangi ke RSU Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Hingga memastikan benar jenazah korban adalah Eko Saputro.

"Ini diketahui setelah jenazah korban masih memakai kaos Grab Bike Lintas Mojokerto (GBLM) saat mengapung di Sungai Rolag 9," ujar anggota GBLM, Maulana saat ditemui usai pemakaman, Kamis (13/05/2021) malam.

Maulana menceritakan, anggota GBLM semua merasa terkejut dengan kejadian kematian korban. Apalagi, sebelumnya tidak ada omongan apa-apa. Terakhir bertemu sekitar enam hari lalu.

"Korban sosok yang ceria dan humoris terhadap teman-teman komunitas GBLM. Makanya, kami merasa kehilangan meski warga baru di komunitas ini. Kalau ada sesuatu harus saling tahu. Malah dia sempat satu kali ikut Kopi Darat (Kopdar)," ungkapnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tarik, Iptu Musran menegaskan ketika awal penemuan jenazah korban mengapung di Pintu Air Sungai Rolak 9 bermula saat Pos Pam Mojoanyar mendapatkan laporan seorang pengamen soal temuan sesosok mayat mengapung di Pintu Air nomor 3 Jasa Tirta Rolak 9. Kemudian, pihak Pos Pam Mojoanyar melaporkan kejadian itu ke BPBD Pemkab Mojokerto untuk bantuan menyampaikan kejadian itu ke BPBD Pemkab Sidoarjo.

"Berdasarkan laporan, Musran dan petugas Polsek Tarik beserta tim Inafis Polresta Sidoarjo langsung mengevakuasi jenazah korban untuk divisum. Selain itu, kami memintai keterangan pihak keluarga korban serta membuat surat pernyataan kalau korban benar-benar meninggal karena musibah. Keluarga tidak menuntut pihak mana pun atas kematian korban," tandasnya.

Sementara prosesi pemakaman jenazah Eko Saputro didampingi pihak keluarga, teman, kerabat dan GBLM serta tim relawan sampai dimakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Zak/Waw