Diduga Serangan Jantung Saat Gowes, Pria 55 Tahun Tewas Mendadak di Jembatan Layang Trosobo


Diduga Serangan Jantung Saat Gowes, Pria 55 Tahun Tewas Mendadak di Jembatan Layang Trosobo EVAKUASI - Pria yang diperkirakan berusia 55 tahun tewas di samping Fly Over (jembatan layang) Trosobo, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu (23/05/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seorang pria pengayuh sepeda (goweser) yang diperkirakan berusia 55 tahun tewas mendadak di samping Fly Over (Jembatan Layang) Trosobo, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu (23/05/2021). Diduga, pria misterius karena tanpa dilengkapi identitas ini meninggal karena serangan jantung.

"Saat meninggal korban terjatuh bersamaan sepeda miliknya," ujar Kapolsek Taman, Kompol Hery Setyo S, Minggu (23/05/2021).

Lebih jauh Hery menceritakan awalnya petugas Patroli 801, Piket Reskrim dan Piket Lantas mendapat informasi ditemukan orang meninggal dunia mendadak. Korban adalah pengayuh sepeda onthel (Goweser) di Turunan Layang Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Saat itu, korban tiba-tiba terjatuh ke sisi kiri jalan. Selanjutnya, petugas Polsek Taman bersama Patroli 801, Piket Reskrim dan Piket Lantas mendatangi TKP.

"Sesampainya di TKP korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit jantung . Korban dievakuasi dan dibawa ke RS Siti Khotijah Taman Sidoarjo untuk dimintakan visumnya," tegasnya.

Sementara ciri-ciri korban, selain diperkirakan berusia 55 tahun juga menggunakan kaos putih dan celana pendek warna hitam. Selain itu, menggunakan topi doreng abu-abu dengan sepeda merek Poligon warna abu-abu.

"Kami berharap bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau keluarganya berpamitan gowes tapi belum kembali diharap segera menghubungi petugas kepolisian terdekat agar jenazah korban bisa segera dimakamkan," tandasnya. Zak/Yan/Waw