Ciptakan Kekebalan Komunal, Polresta Sidoarjo Massifkan Vaksinasi Serentak di Pesantren dan Rumah Ibadah


Ciptakan Kekebalan Komunal, Polresta Sidoarjo Massifkan Vaksinasi Serentak di Pesantren dan Rumah Ibadah VAKSIN - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, PJU, jajaran Kodim 0816, puskesmas dan Forkopimka di Ponpes Roudlotul Muta’alimat III Al Machfudzoh, Kedungcangkring, Jabon dan di Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, Rabu (08/09/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Vaksinasi Merdeka serentak di pesantren dan rumah ibadah terus dimassifkan di seluruh wilayah Indonesia. Program ini untuk mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat di tengah mulainya pendidikan dan ibadah tatap muka. Termasuk dilakukan di wilayah Sidoarjo.

Kali ini, Polresta Sidoarjo bersama TNI dan pihak terkait terus melakukan percepatan vaksinasi serentak di pesantren dan rumah ibadah. Kegiatan Vaksinasi Merdeka serentak pesantren dan rumah ibadah, yang dipantau langsung Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo, jajaran Kodim 0816 Sidoarjo, puskesmas dan Forkopimka setempat berlangsung di Pondok Pesantren Roudlotul Muta’alimat III Al Machfudzoh, Kedungcagkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Selain itu juga vaksinasi diadakan di Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan gerakan massif vaksinasi serentak yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini sebagai upaya mempercepat memutus mata rantai Covid-19. Selain itu, membentuk herd immunity bagi masyarakat. Kali ini menyasar pesantren dan rumah ibadah.

"Seiring sudah mulai berjalannya pendidikan ataupun ibadah tatap muka di berbagai wilayah, termasuk halnya di Sidoarjo," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (08/09/2021).

Mantan Wakapolresta Banyuwangi ini memaparkan pihaknya melaksanakan Vaksinasi Merdeka serentak di Pondok Pesantren Roudlotul Muta’alimat III Al Machfudzoh, Kedungcakring, Kecamatan Jabon dengan menyediakan 500 dosis vaksin Covid-19 serta di Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, Sidoarjo yang disediakan 500 dosis vaksin Covid-19.

"Kegiatan ini juga akan terus diadakan di tempat-tempat pesantren maupun rumah ibadah lainnya," tegasnya.

Kapolresta Sidoarjo menghimbau agar terus mematuhi protokol kesehatan, serta mengapresiasi animo masyarakat yang begitu tinggi dalam kegiatan vaksinasi serentak ini. Menurutnya, tidak hanya pengurus pesantren dan tempat ibadah saja yang berduyun-duyun untuk mendapatkan suntikan vaksin.

"Tetapi, juga banyak dari kalangan santri, murid, hingga masyarakat sekitar pondok pesantren dan tempat ibadah," jelasnya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Muta’alimat III Al Machfudzoh, KH Mohammad Zamroni menyambut baik adanya vaksinasi serentak di pesantren dan rumah ibadah.

"Wabah Covid-19 harus ditangani bersama-sama. Termasuk dari kami kalangan pesantren yang turut mendukung percepatan vaksinasi sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19," ungkapnya.

Sedangkan Pengurus Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, Sidoarjo Willy Sandi menilai dengan akan dimulainya ibadah di rumah ibadah klenteng tentunya semua harus tervaksin.

"Agar kekebalan komunal bagi masyarakat yang datang ke klentengnya dapat terbentuk, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19," tandasnya. Zak/Waw