Camat Krian Peringatkan Tim Sebelas Harus Menyusun RPJMDes Berkualitas Dan Berkesinambungan


Camat Krian Peringatkan Tim Sebelas Harus Menyusun RPJMDes Berkualitas Dan Berkesinambungan MUSDES - Pemdes Kraton menggelar Musdes Penetapan RPJMDes dengan Kades Kraton, Mashudi menandatangani berita acara bersama Ketua BPD, Nanang Hariono di pendopo desa setempat, Rabu (09/06/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Plt Camat Krian, Probo Agus Sunarno mengingatkan Pemerintah Desa (Pemdes) Kraton dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Kraton selama 6 tahun menjabat mulai Tahun 2021 hingga 2027 mendatang. Rencananya RPJMDes yang tertuang di Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) maupun APBDes harus benar-benar berkualitas.

"Pastinya ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan. Semua akan disesuaikan situasi kondisi," ujarnya, Probo Agus Sunarno, Rabu (09/06/2021) malam saat Musyawarah Desa Penetapan RPJMDes di pendopo Desa Kraton.

Acara ini diikuti tim sebelas penyusun RPJMDes. Diantaranya BPD, RT, RW, pendamping desa, pendamping lokal desa dan jajaran Pemdes Kraton. Probo mengakui, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Sidoarjo proposal rekapnya sudah masuk. Akan tetapi usulan itu akan masuk ke tim verifikasi. Hal ini untuk menentukan mana kira-kira yang bisa dilaksanakan dan tidak bisa dilaksanakan.

"Karena anggaran BKK ini bersumber dari APBD. Pasti usulan perencanaan itu lebih besar dari pelaksanaan," imbuh Sekretaris Dinas PMD Pemkab Sidoarjo ini.

Selain itu, Probo berpesan kepada tim sebelas penyusun RPJMDes agar lebih hati-hati dalam menyusun RPJMDes. Saat menyampaikan ulasan-ulasan pembangunan dicek ulang kembali sebelum dicetak agar tidak sampai ada yang double (ganda).

"Kalau bisa berurutan sesuai tahun pertama sampai dengan tahun keenam dan saling berkesinambungan," pintahnya.

Diketahui, Visi dan Misi Kades Kraton, Mashudi adalah Maju, Aman dan Sejahtera (MAS). Dari 4 wilayah dusun yang ada di Desa Kraton, Pemdes bersama tim sebelas sudah merumuskan dan masukkan rencana pembangunan jangka menengah desa selama 6 tahun ke depan.

"Kami berupaya untuk memajukan desa dari segala aspek dengan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bakal menjadi lokomotif untuk mengerakkan roda perekonomian desa," tandasnya. Zak/Waw