Bupati Sidoarjo Sambut KKN Tematik Mahasiswa Unitomo Berbasis Mitigasi Bencana di Lingkungan Madrasah


Bupati Sidoarjo Sambut KKN Tematik Mahasiswa Unitomo Berbasis Mitigasi Bencana di Lingkungan Madrasah MELEPAS - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan Rektor Unitomo Dr Siti Marwiyah melepas 251 mahasiswa Unitomo yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (05/06/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali melepas 251 mahasiswa Unitomo yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (05/06/2022). Ratusan mahasiswa Unitomo ini menggelar KKN di wilayah Sidoarjo dengan agenda kerja pengurangan resiko atau mitigasi bencana berbasis Sekolah Madrasah Aman Bencana (SMAB).

Bupati Sidoarjo yang biasa disapa Gus Muhdlor sangat mengapresiasi kegiatan KKN Tematik itu. Menurutnya, konsep itu selaras dengan konsep pendekatan Pentahelix yang dipakainya. Konsep ini merupakan sinergi antar seluruh pihak. Yakni pemerintah dan stakeholder lain, termasuk salah satunya akademisi ikut menyelesaikan problematika di tengah masyarakat.

"Sekali lagi kalau misalnya ada program lagi dari Unitomo seperti Kuliah Merdeka dan sebagainya, kami Pemkab Sidoarjo akan membuka diri seluas-luasnya. Yakni dengan mencoba memfasilitasi seluas-luasnya. Pemkab Sidoarjo akan membuat konsep termasuk salah satunya membuka diri seluas-luas kepada akademisi untuk ikut mewarnai pembangunan di Sidoarjo," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (05/06/2022).

Selain itu, Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini menjelaskan banyak program pemerintah yang bisa dituntaskan bersama. Salah satunya, program tentang kebencanaan. Yakni mengantisipasi dan meminimalisir kerugian akibat bencana menjadi salah satu program yang dilakukan Pemkab Sidoarjo. Gus Muhdlor melihat akhir-akhir ini sering terjadi bencana di Sidoarjo. Salah satunya puting beliung.

"Karena itu, dibutuhkan edukasi sebagai upaya promotif dan preventif dalam meminimalisir resiko bencana. Ini kami tunggu edukasinya. Termasuk kerjasama beberapa soal promotif dan preventif lain. Salah satunya masalah digitalisasi di desa sangat penting," imbuh Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Sedangkan dalam kesempatan ini Gus Muhdlor menilai ada program yang menjadi salah satu keinginannya. Yakni soal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepala Desa (Kades) harus menggandeng perguruan tinggi. Menurutnya peningkatan SDM Kades menjadi hal penting bagi keberlangsungan pembangunan.

"Kami mengingatkan kepada para mahasiswa untuk selalu menghormati segala sesuatu yang ada. Seperti pepatah di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Setiap daerah punya keunikan masing-masing. Setiap daerah punya Local Wisdom dan culture masing-masing yang harus hormati," tegasnya.

Sementara Rektor Unitomo Dr Siti Marwiyah menegaskan KKN Tematik yang diselenggarakan di Sidoarjo masuk tahun keenam sejak Tahun 2016. Sepengetahuannya, baru tahun ini KKN Tematik Unitomo di Sidoarjo diterima langsung Bupati Sidoarjo.

Siti Marwiyah menceritakan sejarah KKN Tematik di Sidoarjo. Singkatnya, Tahun 2017 lalu, Unitomo menyelenggarakan KKN di Desa Bungurasih dengan Tema Desa Wisata Siaga Bencana. Kemudian Tahun 2018 tema yang diambil Pasar Tangguh Bencana di Pasar Larangan Sidoarjo, Tahun 2019 KKN Tematik tentang Puskesmas Siaga Bencana di Trosobo dan Tahun 2020 saat pandemi Covid-19 tetap melaksanakan KKN Tematik dengan tema Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas di Kecamatan Tanggulangin.

"Sedangkan Tahun 2021 lalu KKN Tematik diselenggarakan di Sedati dengan tema Desa Wisata Berbasis Mitigasi Bencana dan di tahun ini tema yang diambil tentang Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Sekolah Madrasah Aman Bencana (SMAB)," ungkapnya.

Siti Marwiyah mengaku memilki perhatian besar terhadap Kabupaten Sidoarjo. Alasannya, karena sebagian besar Wakil Rektor banyak yang berdomisili di Sidoarjo. Karena itu, pihaknya memberikan apa pun yang dibutuhkan Sidoarjo.

"Kami ada 9 Fakultas dengan 27 Program Studi (Prodi). Unitomo sudah punya program para Kades dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melanjutkan studi ke Unitomo disiapkan skemanya. Kuliah tidak akan ditempuh selama 4 tahun tapi selesai dalam 2 tahun," tandasnya. Hel/Waw