Bupati Sidoarjo Perhatikan Perkembangan Ratusan Koperasi, Ajak Pemilik Melek Regulasi


Bupati Sidoarjo Perhatikan Perkembangan Ratusan Koperasi, Ajak Pemilik Melek Regulasi MELEK - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengajak para pemilik koperasi di Sidoarjo melek regulasi (peraturan) saat Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Pengawasan dan Pemeriksaan Koperasi di Fave Hotel Sidoarjo, Selasa (14/06/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan mendapat perhatian serius dari Pemkab Sidoarjo. Perkembangan koperasi ini untuk menggelorakan perekonomian setelah terpuruk karena pandemi Covid-19.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo yang menaungi para penggiat ekonomi mikro, Pemkab Sidoarjo memberi pembinaan dengan menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Pengawasan dan Pemeriksaan Koperasi di Fave Hotel Sidoarjo, Selasa (14/06/2022).

"Sosialisasi ini untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha koperasi dalam memahami peraturan. Karena perubahan regulasi perkoperasian sangat dinamis. Regulasi terbaru yakni Permenkop Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengawasan Koperasi," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo, Muh Edi Kurniadi kepada republikjatim.com, Selasa (14/06/2022).

Selain itu, Edi menjelaskan regulasi terbaru ini, selain untuk pengawasan Dinas Koperasi para pelaku usaha koperasi juga bisa melakukan penilaian dan pengawasan secara mandiri.

"Dalam peraturan itu dinas hanya menilai akhir dari semua kegiatan koperasi," ungkapnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali sangat mendukung sosialisasi ini. Alasannya, karena koperasi sebagai benteng ketahanan ekonomi secara nasional.

"Koperasi itu bisa mandiri dan tangguh, pertama harus melek dan sesuai regulasi (peraturan). Para pelaku koperasi harus memegang teguh prinsip-prinsip dalam koperasi. Itu yang paling penting," pintah Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini.

Selain itu, Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini berharap para pelaku usaha koperasi benar-benar memegang prinsip koperasi. Yakni prinsip gotong royong. Karena prinsip gotong royong itu melandasi kerja dan tanggung jawab bersama di dalam koperasi.

"Koperasi harus dijalankan bersama, regulasi dipegang penuh dan sinergitas para pemangku kebijakan dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM harus berjalan bersama. Saya yakin tumbuh kembang koperasi ke depan akan berjalan lebih baik lagi," tegasnya.

Sementara peraturan baru ini sangat membantu kinerja Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo. Jika selama ini, Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Sidoarjo baru memiliki 1 tenaga pengawas. Kegiatan ini sangat strategis dengan menyasar 300 pelaku usaha koperasi di Sidoarjo. Hel/Waw