Bupati Sidoarjo Launching Call Center 112, Siap Beri Layanan 24 Jam dengan Respon Cepat


Bupati Sidoarjo Launching Call Center 112, Siap Beri Layanan 24 Jam dengan Respon Cepat LAUNCHING - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali melaunching program Call Center 112 sebagai pelayanan kegawat daruratan atau respon cepat 24 jam di Pendopo Delta Wibawa, Senin (20/06/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Salah satu upaya Pemkab Sidoarjo dalam menyelenggarakan pelayanan publik terbaik, kali ini dibuktikan dengan melaunching program Call Center 112. Pelayanan kegawat daruratan atau respon cepat 24 jam itu diluncurkan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali di Pendopo Delta Wibawa, Senin (20/06/2022).

Dalam peluncuran Layanan Call Center 112 ini dihadiri Koordinator Tata Kelola Pita Lebar Direktorat Pengembangan Pita Lebar, Kementerian Kominfo RI, Ari Budi Sulistyo. Program Call Center ini menjadi program kerja prioritas Bupati Sidoarjo.

"Sekuat apapun Dinas Kominfo membuat wadah 112, tetapi kalau tembok penghalang birokrasi antar OPD dan antar Kabid tidak ada sinergitas percuma program ini diluncurkan. Pada momentum kali ini sinergitas menjadi wajib. Mari hilangkan sekat - sekat birokrasi untuk mensukseskan program ini," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Senin (20/06/2022).

Gus Muhdlor menjelaskan Program 112 ini bukan hajatnya Dinas Kominfo. Akan tetapi hajat semua OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Hal ini berkaitan dengan pelayan Pemkab Sidoarjo kepada masyarakat secara umum.

"Rangking kita, seberapa berguna kita dan seberapa kuat pengabdian kita dibuktikan disini. Karena ini pengabdian yang murni dan tidak bertatapan langsung dengan masyarakat. Saya harapkan OPD yang terlibat di dalamnya menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi," pintah alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Koordinator Tata Kelola Pita Lebar, Kementerian Kominfo RI, Ari Budi Sulistyo mengapresiasi atas selesainya pelaksanaan layanan panggilan darurat Pemkab Sidoarjo yang dilaunching pada hari ini. Alasannya, panggilan darurat ini memudahkan layanan masyarakat untuk melakukan panggilan dan penanganan kedaruratan seperti panggilan kebakaran dan medis.

"Termasuk masalah ketertiban dan keamanan. Masyarakat cukup menghafal satu nomor. Yakni 112 untuk melaporkan kegawatdaruratan yang terjadi di lingkungan dan sekitarnya," paparnya.

Ari menjelaskan pemerintah daerah yang menyelenggarakan Program 112 harus siap melayani selama 24 jam. Bahkan 7 hari dan terkoordinasi dengan tim penanganan kedaruratan secara keseluruhan. Karena itu, Kementerian Kominfo RI telah menyiapkan payung hukum untuk Operasional Layanan 112. Yakni Peraturan Menteri Kominfo Nomor 10 Tahun 2016 dan regulasi untuk akses 112.

"Kementerian Kominfo juga telah mengkoordinir operator telekomunikasi untuk membuka akses 112 di Kabupaten Sidoarjo. Saat ini semua operator sudah bisa terhubung dengan Layanan 112 Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo menjadi Pemda yang ke 87 dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia yang menyelenggarakan Layanan 112," ungkapnya.

Ari berharap layanan ini dapat meningkatkan pelayanan Pemkab Sidoarjo kepada masyarakat Sidoarjo.

"Tujuannya agar masyarakat Sidoarjo merasakan kehadiran negara dan Pemda dalam penanganan kegawatdaruratan," tandasnya. Hel/Waw